Pendidikan & Kesehatan

Masa Kampanye Pilkada

Penambahan Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Relatif Kecil

Malang (beritajatim.com) – Jumlah penambahan pasien Covid-19 di tengah kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang (Pilbup Malang) 2020 relatif kecil. Sejak 26 September 2020 hingga hari ini, penambahan angka pasien terindikasi Covid-19 cenderung normal. Tidak ada lonjakan signifikan.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo seusai menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (21/11/2020).

“Tidak terlalu signifikan pertambahannya (pasien Covid-19) selama satu bulan terakhir. Bertambahnya pasien Covid-19 masih normal seperti sebelum kampanye. Satu hari sekitar 3 atau 4 pasien rata-rata tambahannya. Bahkan ada satu hari yang tidak bertambah,” ungkap Arbani.

Arbani memaparkanen, alasan tidak bertambahnya pasien Covid-19 selama masa kampanye Pilbup Malang 2020 adalah, kedisiplinan warga Kabupaten Malang dalam menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak masih cukup tinggi.

Selama kampanye berlangsung, disiplin protokol kesehatan yang dilakukan warga atau simpatisan, juga dilakukan dengan baik bahkan sebelum masuk waktu kampanye Pilkada.

“Kerumunan memang tetap ada, tapi masih terkontrol protokol kesehatannya. Dan selama kampanye itu, masing-masing paslon juga komitmen kampanye door to door atau membatasi kerumunan. Jadi sama saja gitu. Tidak ada kerumunan yang membludak,” beber Arbani.

Melihat fakta itu, Arbani sangat mengapresiasi dan memberikan ucapan terimakasih kepada stakeholder Pilbup Malang 2020. Mulai dari Bawaslu, KPU Kabupaten Malang, hingga tim pemenangan paslon dan juga Polres Malang.

“Karena memang sudah komitmen dari awal untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Memang saya dengar beberapa kali ada kerumunan lebih dari 100 orang. Tapi langsung ditindak oleh pihak kepolisian dan Bawaslu. Lah ini lah yang membuat kerumunan tidak sampii terjadi,” tegas Arbani.

Sebagai informasi, data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang sejak tanggal 26 September atau awal kampanye Pilbup Malang 2020, jumlah pasien Covid-19 adalah 890 orang. Sementara itu untuk pasien sembuh ada 783 dan meninggal tercatat ada 57 pasien.

Untuk tanggal 18 November atau hampir 2 bulan kampanye Pilbup Malang 2020, jumlah pasien Covid-19 Kabupaten Malang secara keseluruhan berjumlah 1121 pasien dengan pasien sembuh berjumlah 999. Sementara untuk pasien meninggal tercatat 71.

Dengan jarak waktu hampir dua bulan masa kampanye, secara total tercatat kurang lebih ada tambahan 222 pasien dan dianggap masih batas normal dari jumlah penduduk Kabupaten Malang yang mencapai lebih dari 2,6 juta jiwa. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar