Pendidikan & Kesehatan

Penambahan Kasus Baru Masif, Operasi Protokol Kesehatan Terus Dilakukan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah kasus baru yang terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro masih terus bertambah. Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro menunjukkan masih ada penambahan kasus baru setiap harinya.

Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro terus menggalakkan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan. Operasi yustisi dilakukan agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti pesan ibu yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum dan Tranmas) Satpol PP Pemkab Bojonegoro Benny Subiakto mengatakan, operasi yustisi penerapan protokol kesehatan Covid-19 ini agar masyarakat lebih sadar dalam menjaga agar tidak ada penyebaran kasus baru terkonfirmasi positif.

“Hari ini Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid 19 diikuti 25 personil gabungan dari Posek,Koramil, Satpol PP Kecamatan Ngasem dan Satpol PP Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya, Kamis (26/11/2020).

Operasi yustisi dilakukan dengan target di perempatan Tugu Ngasem, Kecamatan Ngasem. Dari hasil operasi yustisi yang digelar selama kurang lebih satu jam itu berhasil menjaring sebanyak 36 orang yang tidak memakai masker. Mereka yang terjaring operasi diberikan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu nasional, menghafal Pancasila dan push up.

Sementara diketahui, update jumlah sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro pada Rabu 25 November 2020, penambahan kasus baru terkonfirmasi positif ada empat orang. Di Kecamatan Bojonegoro dan Baureno satu orang dan di Kecamatan Kedungadem dua orang. Sedangkan yang dinyatakan sembuh sebanyak empat orang di Kecamatan Bojonegoro, Baureno, Dander dan Kecamatan Kedungadem.

Selain itu, ada penambahan kasus meninggal dunia satu orang di Kecamatan Bojonegoro. Sehingga kasus konfirmasi positif sebanyak 57 orang. Sedangkan, konfirmasi positif kumulatif sebanyak 668 orang, meliputi aktif (dirawat) 57 orang, sembuh 544 orang dan meninggal dunia 67 orang. Untuk kasus suspect sebanyak 160 orang. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar