Pendidikan & Kesehatan

Pemkot Mojokerto Gratiskan Pemandian Sekarsari Untuk Siswa SD dan SMP

Pemandian Sekarsari di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mendukung outing class usai kebijakan penghapusan Pekerjaan Rumah (PR), Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menyediakan fasilitas kolam renang gratis bagi siswa setingkat SD hingga SMP. Para siswa SD dan SMP bisa puas berenang di Pemandian Sekarsari tanpa dipungut biaya.

Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemkot Mojokerto terhadap penerapan kurikulum Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penyediaan fasilitas tersebut memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, serta kemampuan, khususnya di bidang olahraga air.

Pengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), SMP Brawijaya, Akbar Yusuf mengatakan, Kurikulum Merdeka adalah metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. “Pembelajaran seperti ini memang ada di kurikulum, namun selama ini belum bisa sepenuhnya terlaksana dengan baik,” ungkapnya, Selasa (1/11/2022).

Dengan adanya fasilitas tersebut, lanjut Yusuf, para siswa tidak hanya belajar teori tapi juga praktik langsung. Selain itu, suasana pembelajaran juga semakin menyenangkan.

Kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan kolam renang di Pemandian Sekarsari telah berlangsung sejak pertengahan Oktober lalu.

Baca Juga:

    Setiap harinya, Senin hingga Jumat, setiap sekolah setingkat SD hingga SMP baik negeri maupun swasta secara bergantian menggunakan fasilitas tersebut. Jadwalnya berdasarkan pembagian jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto.

    Mengingat intensitas penggunaan kolam renang yang padat, Pemkot Mojokerto juga tidak lepas dari upaya perawatan fasilitas tersebut. Hal tersebut demi memastikan kenyamanan pengajar dan siswa-siswi yang memanfaatkan fasilitas yang berlokasi di Jalan Empunala, Kecamatan Magersari tersebut.

    Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Sutilah mengatakan, pembersihan kolam, dilakukan satu minggu dua kali, yakni setiap hari Rabu dan Minggu.

    “Untuk pengambilan sampah secara rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

    Selain kolam renang di Pemandian Sekarsari, Pemkot Mojokerto juga menyediakan fasilitas Telecenter Palapa di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Sekolah Soekarno Kecil, Rumah Rakyat, serta sejumlah tempat ibadah bersejarah di Kota Mojokerto untuk mendukung kegiatan outing class para siswa. [tin/beq]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar