Pendidikan & Kesehatan

Pemkot Malang Larang Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Rumah

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang (beritajatim.com) – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Malang terus mengalami peningkatan di tengah masa transisi menuju New Normal. Total data pasien Covid-19 pada Jumat, (5/6/2020) sebanyak 64 orang terkonfirmasi positif.

Pemerintah Kota Malang pun akhirnya mengambil kebijakan melarang pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebab, di Kota Malang muncul penularan baru dari klaster keluarga. Mereka tertular dari anggota keluarga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dengan kejadian klaster keluarga kita putuskan isolasi mandiri tidak kita perbolehkan,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu (6/6/2020).

Sutiaji mengungkapkan, bahwa Pemkot Malang telah menyiapkan puluhan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang di Kedungkandang. “Rumah sakit kita akan siapkan. Harapannya kita akan isolasi di RSUD Kedungkandang,” ucap Sutiaji.

Opsi untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 diperbolehkan asal memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan oleh Satgas Covid-19 Pemkot Malang. Selanjutnya, bila persyaratan memenuhi, Satgas Covid-19 masih akan melakukan penilaian sebelum memperbolehkan isolasi mandiri di rumah.

“Isolasi mandiri mungkin bagi kondisi rumah yang memungkinkan. Harus ada kamar mandi sendiri, physical distancing. Dan secara psikologi dari tenaga medis meyakini dia bisa menjalani isolasi mandiri,” tandasnya. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar