Pendidikan & Kesehatan

Pemkot Malang Lakukan Rapid Test Kepada ASN

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang melakukan rapid test atau deteksi dini Covid-19 di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Setelah menyelesaikan rapid test kepada petugas di cek poin mulai dari Satpol PP dan Dishub kini kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan rapid test.

“Setelah Satpol PP, Dishub, dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penjagaan pos pengamanan. Hari ini kepala OPD, camat dan lurah,” ujar Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu’arif, Selasa, (9/6/2020).

Husnul mengatakan, tujuan rapid test sebagai langkah penyaringan karena beberapa ASN maupn turunannya juga beraktivitas di masyarakat atau kerumunan. Sehingga deteksi dini dijadikan sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19.

“Tujuannya screening saja karena mereka juga bergerak di aktivitas sosial masyarakat kerumunan masyarakat. Jadi kami lakukan screening sehingga nanti dari screening bahwa nanti kita ketahui ada potensi paparan dari virus Covid-19,” ujar Husnul.

Husnul mengungkapkan, dari ratusan ASN di Kota Malang 4 orang dinyatakan reaktif. Mereka antara lain dari Satpol PP, Dishub dua orang dan tenaga keamanan. Mereka akan menjalani rapid test ulang tujuh hari kemudian, bila tetap reaktif akan menjalin uji swab.

“Jika nanti reaktif kami imbau untuk istirahat dulu selama 7 hari baru nanti kami rapid ulang. Jika reaktif baru kami lakukan swab. Jika konfirm maka kami lakukan rapid di kantor yang bersangkutan. Ada sebagian kecil yang reaktif. Secara keseluruhan satpol PP ada 1, Dishub 2, security 1. Belum dilakukan rapid ulang nanti hari ketujuh kami lakukan rapid ulang,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar