Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Pamekasan Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mengantisipasi berbagai kemungkinan adanya gelombang ketiga penularan Coronavirus Disease 2019 dengan melakukan pendekatan persuasif.

Salah satunya dengan menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat dengan melibatkan tokoh agama maupun tokoh masyarakat, termasuk edukasi vaksinasi guna mendukung program pemerintah pusat.

“Harus kita akui bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang masih salah paham tentang Covid-19 dan program vaksinasi. Dari itu dibutuhkan model pendekatan persuasif agar situasi dan kerukunan di masyarakat tetap terjaga dengan baik,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (28/10/2021).

Sosialisasi melalui tokoh berpengaruh juga dilakukan dan diharapkan dapat memunculkan kesadaran dari masyarakat, khususnya dalam menerapkan prokes hingga ajakan melakukan vaksin demi membentuk kekecilan tubuh (herd immunity) dari wabah Covid-19.

“Melalui pendekatan ini kita harapkan nanti muncul kesadaran dari masyarakat akan pentingnya melakukan pencegahan penularan Covid-19. Baik dari penerapan prokes hingga sebaran vaksinasi yang kita targetkan hingga 70 persen,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mencegah berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang, khususnya kelompok masyarakat yang belum divaksin. “Berdasar itu pula, maka pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan terpaksa kami tunda,” jelasnya.

“Penundaan pelaksanaan pilkades serentak di kabupaten Pamekasan, terus kami tetapkan hingga cakupan vaksinasi di kabupaten ini mencapai sedikitnya 70 persen, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” imbuhnya.

Dalam rangka mencegah terjadinya gelombang 3 Covid-19, pihaknya juga memperketat pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan di berbagai pusat perbelanjaan, kafe, objek wisata hingga pusat keramaian lainnya. Senantiasa mengingatkan tentang pentingnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Dari itu kami terus melakukan ikhtiar dan upaya terbaik dalam merealisasikan program vaksinasi di Pamekasan. Salah satunya melalui program vaksinasi massal pada berbagai kelompok masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya. [pin/ribut]


Apa Reaksi Anda?

Komentar