Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Magetan Usulkan 2.000 Pelaku Wisata dan Pekerja Seni Dapat Jatah Vaksin

Kawasan Wisata Telaga Sarangan.(Foto/Ade Mas Satrio).

Magetan (beritajatim.com) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan mengusulkan sebanyak 2.000 orang pelaku wisata dan pekerja seni di wilayah setempat mendapat jatah vaksin Covid-19. Sebab, mereka menjadi bagian dari pelayan publik.

“Jumlah tersebut sesuai database yang dimiliki Disparbud,” kata Kadisparbud Magetan, Joko Trihono kepada beritajatim.com, Jumat (12/3/2021).

Ia menambahkan, saat ini untuk pelaku wisata yang terdaftar baru 271, sedangkan untuk pekerja seni 140. Para petugas Disparbud di lapangan masih terus melakukan pendataan karena harus sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK).

“Mekanisme pendataan berbasis Nomer Induk Kependudukan (NIK) KTP. Sehingga bisa akurat dan terhindar dari data blank atau data ganda. Jadi nanti datanya bisa akurat,” ungkapnya.

Nantinya, daftar nama pelaku wisata dan pekerja seni calon penerima vaksin tersebut diserahkan ke dinas kesehatan (dinkes) Magetan. “Pemberian vaksin akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan stok vaksin,” imbuhnya.

Joko mengatakan usulan vaksinasi tersebut, karena pekerja di bidang industri pariwisata juga memiliki kerentanan terpapar Covid-19. “Pelaku pariwisata berhubungan dengan banyak orang yang berasal dari berbagai daerah. Tentunya, ada risiko penularan sehingga kami mengusulkan agar mereka menjadi bagian dari program vaksinasi,” tuturnya.

Namun, Joko Trihono mengingatkan bahwa vaksinasi bukan merupakan satu-satunya cara untuk menekan penyebaran Covid-19. Setelah vaksinasi, pelaku usaha pariwisata dan pekerja seni di Magetan harus tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

“Meskipun nanti sudah divaksin, pelaku wisata dan pekerja seni tetap tidak boleh lengah. Vaksin bukan berarti pandemi berakhir, disiplin protokol kesehatan adalah hal utama,” tutupnya.(asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar