Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Magetan Evaluasi Upaya Pencegahan Covid-19

Bupati Magetan Suprawotonsaat memaparkan evaluasi terkait penanganan Covid-19 di Pendopo Surya Graha, Kamis (10/12/2020). (Foto/Humpro Magetan)

Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan kembali Rapat Evaluasi Penanganan Covid -19 di Kabupaten Magetan. Rapat sebagai upaya mempercepat Penanganan wabah Covid19 di Kabupaten Magetan.

Bertempat di Ruang Jamuan Pendopo Surya dihadiri Bupati Magetan, segenap jajaran Forkopimda dan Tamu undangan terlampir.

Pakar Epidemiologi Kabupaten Magetan, Agus Yudi Purnomo menyebutkan Perkembangan situasi Covid19 di Jawa Timur berada dalam kondisi orannye, serta Jember kondisi merah di salah satu kabupaten.

“Adapun Kabupaten Magetan berada peringkat ke 30 dengan rincian 709 terkonfirmasi, 36 meninggal dan 92 orang dalam pemantauan,” papar Agus, Kamis (10/12/2020).

Ia menambahkan, dengan kecenderungan kurva epidemik masih naik. Kencenderungan ini terjadi karena suatu kondisi ‘pandemic fatigue’ yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental seseorang akan pandemi virus corona atau COVID-19 dan cenderung kembali ke kebiasaan lama abai protokol Kesehatan.

“Peningkatan tertinggi saat ini berada di Kecamatan Takeran, Magetan, Plaosan, Karangrejo, dan Sukomoro,” ujarnya.

Di sisi lain Kabupaten Magetan akan tetap menerapkan Strategi untuk menekan angka penyebaran Covid19 dengan 3T (testing, tracing, dan treatment) serta 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) adapun
Vaksinasi adalah upaya yang sangat penting dalam mengakhiri pandemi dan melengkapi upaya strategi yang telah disebutkan diatas, serta kampanye hingga 85% penggunaan masker di Kabupaten Magetan.

Bupati Magetan Suprawoto menambahkan, untuk perhatian ekstra perihal sebaran Covid19 di wilayah Perkantoran, Pondok Pesantren dan pemukiman warga, lakukan sosialisasi protokol kesehatan di semua lini masyarakat, serta obyek wisata, bus antar provinsi serta pasar untuk diperhatikan lebih perketatan protokol kesehatan hingga pekerja yang mengerjakan proyek-proyek Kabupaten.

“Libur panjang ke depan camat dan lurah untuk mengingatkan warganya agar tidak pulang kampung dahulu,” ujar Suprawoto.

“Diharapkan semua bergerak dan komitmen menurunkan angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Magetan,” tutupnya. [asg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar