Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Kediri Gelar Rembung Stunting di Tingkat Desa

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus berusaha menurunkan angka pertumbuhan dalam keadaan stunting. Beberapa satuan kerja dilibatkan agar program ini dapat menuai hasil secara maksimal.

Upaya kali ini dengan mengadakan kegiatan bertemakan sarasehan dan rembug percepatpenurunan angka stunting yang diselenggarakan di Balai Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten. Selain Dinas Kesehatan, beberapa dinas yang terlibat dalam penurunan angka stunting antara lain, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Pertanian, Dinas DP2KBP3A dan Dinas Perikanan .

Stunting adalah suatu kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya . Hal ini dikarenakan anak mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sehingga mengalami hambatan pertumbuhan. Kekurangan gizi pada bayi disebabkan pada saat didalam kandungan yang kurang menerima asupan makanan bergizi.

Selain dari faktor kekuranan gizi saat berada didalam kandungan beberapa faktor lain juga mempengaruhi pertumbuhan anak. Antara lain faktor lingkungan rumah PHBS, jamban tidak memenuhi syarat, ketersediaan gizi pangan yang tidak berimbang.

Selain itu, dari faktor keadaam ibu yang kurang energi dan pola asuh anak yang kurang benar. Faktor asupan gizi yang kurang saat anak baru lahir juga bisa mempengaruhi, kuwalitas gizi yg rendah dan keragaman jenis makanan yg dikonsumsi dan yang terakhir dari kuwalitas asi ibu bayi sendiri.

Di Desa Jarak, pada 2019, terdata sebanyak 438 anak masih mengalami stunting dengan rata-rata kondisi fisik lebih pendek dan mengalami kekurangan berat badan. Saat ini di tahun 2021 masih terdapat 68 anak dengan gejala serupa.

Menurut petugas dari Puskesmas Kecamatan Plosoklaten dr. Dyah Rini, dalam pertemuan ini dibahas sejumlah solusi yang bisa menurunkan angka stunting, salah satunya dengan gerakan bersama antara masyarakat dan stakeholder yang terkait.

“Diharapkan dengan pertemuan ini dan ditindaklanjuti dengan terjun bersama ke lapangan, awal tahun 2022 angka stunting sudah tidak ada lagi di Desa Jarak dan Kabupaten Kediri,” katanya.

Acara serupa akan terus dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan diberbagai desa yang angka stuntingnya masih diatas rata rata, sampai angka pertumbuhan anak dalam keadaan stunting sudah bisa ditekan. [adv kominfo/nm]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar