Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Jember Tak Punya Tim Penilai Angka Kredit Guru

Sekdakab Jember Mirfano [dok pribadi]

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tak punya tim penilai angka kredit guru (PAK). Guru merasa dirugikan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano mengatakan, Tim PAK pernah dibentuk, tapi kemudian dinonaktifkan. “Salah satu faktornya ada beberapa anggota tim yang dimutasi,” katanya.

Mirfano mengatakan, saat ini Pemkab Jember tengah melakukan penataan ulang. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jember akaj segera melangsungkan pendidikan dan latihan untuk Tim PAK.

Ketiadaan Tim PAK ini dipertanyakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jember Supriyono. Tanpa Tim PAK, tak ada kenaikan pangkat guru PNS fungsional sejak 2016.

“Ini merugikan guru. Guru-guru yang masih muda, punya semangat baik, kinerja baik kemudian tidak bisa naik pangkat, kan jadi problem juga,” kata Supriyono.

Tim PAK dibutuhkan untuk menilai kelayakan kenaikan pangkat guru fungsional. “Guru setelah melaksanakan tugas kan di-point, dikredit (dinilai). Dengan kenaikan pangkat, gaji pokok akan naik. Otomatis dengan gaji pokok tak berubah, kesejahteraan mereka yang bekerja seperti itu ya artinya masih tetap,” kata Supriyono.

Namun Mirfano membantah jika kenaikan pangkat guru fungsional ada masalah. “Tidak benar kalau sejak 2016 tidak ada kenaikan pangkat fungsional. Tahun 2016, 2017 dan 2018, kenaikan pangkat per April masih ada,” katanya.

Menurut Mirfano, khusus pangkat golongan IVc ke atas tak ada masalah. “Ini karena Tim PAK-nya dari pusat,” katanya.

Penilaian angka kredit terhadap guru-guru PNS di Jember saat ini sedang diselesaikan dengan bekerjasama dengan Tim PAK Probolinggo. “Sejauh ini sedang dalam proses. Mudah-mudahan bisa segera selesai,” kata Mirfano. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar