Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Pemkab Bangkalan Terjunkan 8 Dokter Hewan Antisipasi Penyebaran PMK

Sapi di Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menerjunkan delapan dokter hewan untuk penanganan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi setelah ditemukanya dua ekor sapi yang terindikasi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Bangkalan.

Hasil penyelidikan, dua ekor sapi tersebut diduga berasal dari luar Bangkalan. Saat ini telah diamankan di balai karantina Kecamatan Tanjung Bumi.

“Nantinya sapi tersebut akan dikembalikan ke daerah asalnya,” terang Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, Senin (16/5/2022).

Lebih lanjut Ra Latif menjelaskan, pasca terindikasi adanya dua ekor sapi yang terjangkit PMK tersebut, Bupati meminta kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi adanya sapi dari luar Bangkalan diperketat. Agar wabah PMK tidak semakin meluas.

“Nantinya sapi itu akan kita kembalikan ke daerah asalnya,” tegasnya.

Sekedar diketahui, informasi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bangkalan, drh Ali Makki mengatakan, bahwa tanda-tanda fisik hewan terserang PMK yakni keluar lendir berbusa dari mulut dan hidung, lidah dan gusi melepuh serta demam tinggi.

“Langkahnya yakni harus diobati dan diisolasi. Jika ternak mengalami gejala tersebut, masyarakat tidak perlu panik dan apalagi keburu menjual ke pasar karena bisa menularkan ke ternak lain,” tandasnya. [sar/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar