Pendidikan & Kesehatan

Pembuang Sampah ke Sungai Diawasi CCTV

Tumpukan sampah di kolong Jembatan Kalikethek Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro memasang kamera pengintai atau CCTV di jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo.

Pemasangan kamera pengintai itu salah satunya bertujuan untuk mengawasi perilaku masyarakat yang masih membuang sampah dari jembatan ke sungai. Sampah biasanya dibungkus menggunakan plastik besar kemudian dilempar begitu saja.

Fenomena itu terlihat di beberapa kolong jembatan yang ada di sungai terpanjang di Pulau Jawa. Saat musim kemarau, air sungai surut sehingga sampah menyangkut ke dasar sungai. Salah satunya di Jembatan Kalitidu dan Jembatan Kalikethek.

“Pemasangan CCTV sudah dilakukan di jembatan sebelah barat Kecamatan Kalitidu,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, Senin (6/7/2020).

Sampah rumah tangga, maupun sampah popok bayi itu terlihat menggunung di tebing sungai di kolong jembatan. Sampah-sampah baru akan hilang saat banjir karena terbawa arus. Kondisi tersebut tentu saja mencemari ekosistem sungai.

Selain di jembatan yang ada di sebelah barat Kecamatan Kalitidu, pemasangan CCTV juga dilakukan di Bendung Gerak. CCTV yang berada di Bendung Gerak Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu itu juga digunakan untuk memantau masyarakat yang melakukan tindakan berbahaya di atas jembatan.

Salah seorang warga Desa Banjarejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Mak War yang memiliki warung di bawah Jembatan Kalikethek mengaku sering menjumpai sampah yang tiba-tiba jatuh ke sungai dari atas jembatan. “Sampah itu sengaja dibuang dari jembatan,” ungkapnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar