Pendidikan & Kesehatan

Pembelajaran Tatap Muka, Guru SMP di Ponorogo Buat Bilik Pendeteksi Suhu Tubuh

Tim guru dari SMPN 1 Jetis membuat bilik deteksi suhu menyambut uji coba pembelajaran tatap muka. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Jika diawal-awal pandemi Covid-19, banyak yang membuat bilik desinfektan, kini guru di SMPN 1 Jetis membuat bilik pendeteksi suhu tubuh. Pembuatan bilik pendeteksi suhu tubuh ini untuk menyambut jika uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut diterapkan.

“Pembuatan bilik pendeteksi suhu tubuh ini, menghabiskan biaya sekitar Rp 5 juta,” kata Guru Prakarya SMPN 1 Jetis Dwi Sujatmiko, Kamis (3/9/2020).

Bilik deteksi suhu tubuh, dibuat oleh tim guru SMPN 1 Jetis. Sistem kerjanya, siswa atau guru tinggal memasuki bilik tersebut. Sensor inframerah kemudian akan bekerja mengukur suhu orang yang berada di bilik. Juga ada sensor ultrasonik untuk membuka palang pintu secara otomatis. Dwi Sujatmiko mengungkapkan membutuhkan tiga hari untuk merangka alat dan bilik. Yang lama, katanya adalah pemprogramannya saja.

“Saat masuk bilik, dahi atau tangan didekatkan ke sensor. Kalau suhu tubuh normal maka dua atau tidak detik kemudian palang pintu sebelah kanan akan membuka,” katanya.

Petugas pun juga bisa memantau suhu tubuh orang yang masuk bilik lewat aplikasi di telpon pintarnya. Jika suhu tubuh di atas 37 derajat, maka palang pintu di sebelah kiri bilik yang akan terbuka. Kalau palang pintu sebelah kiri yang terbuka artinya orang yang masuk tersebut, diarahkan untuk ke ruang unit kesehatan sekolah(UKS).

Dwi Sujatmiko menyebut pihaknya akan mengembangkan bilik ini supaya tersambung dengan data nama siswa. Menurutnya, lingkungan sekolah harus zero dari Covid-19. Maka dari itu protokol pencegahan Covid-19 perlu diterapkan maksimal untuk semuanya, baik itu guru terlebih untuk siswanya.

Keunggulannya dari thermo gun, dengan bilik pengecekan suhu tubuh ini lebih efektif. Karena mengurangi kontak fisik satu dengan lainnya,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar