Pendidikan & Kesehatan

Pembelajaran Tatap Muka di Gresik Tunggu Perbup Turun

Gresik (beritajatim.com) – Pembahasan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Kabupaten Gresik ditengah pandemi Covid-19 menunggu peraturan bupati (Perbup) turun. Hal ini karena perbup yang terbaru tersebut masih dibahas oleh pemangku kebijakan setempat.

Dalam pembahasan PTM di Kantor Bupati Gresik turut dihadiri oleh Bupati Sambari Halim Radianto, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Ketua DPRD Abdul Qodir, Kepala Dispendik Mahin, serta Kadinkes drg Syaifuddin Ghozali.

“Terkait pelaksanaan rapat ini merupakan persamaan persepsi dan pengesahan dalam Perbup Gresik tentang Persiapan Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa Pandemi Covid-19,” ujar Bupati Sambari Halim Radianto, Selasa (2/11/2020).

Lebih lanjut Sambari menuturkan, sebelum perbup PTM disahkan. Pihaknya terlebih dulu melakukan persiapan, atau ancang-ancang apabila dari pemerintah pusat memerintahkan untuk membuat peraturan program tatap muka. “Intinya kami sudah siap melaksanakan dan siap untuk diajukan ke pemerintah maupun dinas terkait soal pembelajaran tatap muka,” tuturnya.

Sambari menambahkan, dalam pelaksanaan perbup tersebut. Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) terus memantau perkembangan. Jika dalam minggu ini pasien Covid-19 terus menurun. Maka pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan. “Bila keputusan ini disetujui maka Perbup PTM bisa segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Sesuai skenarionya, mengenai pelaksanaan PTM ini. Pihak sekolah diminta menyiapkan sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan. Bahkan, guru pengajar yang berdomisili dari luar Gresik diminta domisili di Kabupaten Gresik. Aturan tersebut sistemnya wajib.

Sedangkan proses pembelajaran dibagi menjadi dua kelompok dengan lama pembelajaran tiga jam. Mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sosialisasi Perbup dilaksanakan 16 November 202. Selanjutnya, 25 November 2020 monitoring kesiapan sekolahan, dan minggu pertama penerapan sekolah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka. Kemudian 04 Januari 2021 pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka.

Menanggapi hal ini, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyatakan dirimya sangat setuju pelaksanaan PTM dilakukan setelah berhenti selama delapan saat merebaknya Covid-19. “Saya harapkan sekolah tersebut bisa menerapkan protokol kesehatan serta memonitoring dalam pelaksanaannya,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar