Pendidikan & Kesehatan

Pelecehan Seks, Dosen Unej Diusulkan Dipecat ke Menristek

Jember (beritajatim.com) – Kasus pelecehan seks oleh dosen terhadap mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah sampai ke Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Hal ini disampaikan Pembantu Dekan 1 FIB Unej Retno Winarni, usai menemui puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa mengecam pelecehan seksual oleh dosen, Kamis (2/5/2019).

Kasus pelecehan seksual ini menimpa mahasiswi dengan nama samaran Ruri. “Kasus ini sudah lama dan bahkan sudah diproses, berkas sudah sampai Menristek,” kata Retno.

Menurut Retno, dekanat sama sekali tidak diam. “Namanya kasus seperti ini,” katanya.

Retno mengatakan, dosen terlapor pelecehan seksual itu sudah dijatuhi sanksi tidak boleh membimbing skripsi dan tidak mendapat jam mengajar. “Tunjangan sertifikasi dosen sudah dicabut. Bahkan sudah diusulkan untuk pemecatan. Itu sanksi tertinggi untuk aparatur sipil negara,” katanya. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar