Pendidikan & Kesehatan

Pelanggar Prokes di Ponorogo Sumbang Rp 32 Juta ke Kas Daerah

Pelanggar Protkes di Ponorogo Sumbang Rp 32 Juta ke Kas Daerah

Ponorogo (beritajatim.com) – Selama tiga bulan pelaksanaan operasi yustisi, Satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo sudah mengantongi denda sebanyak Rp 32 juta. Jumlah tersebut, dikumpulkan dari 643 pelanggar yang disanksi administrasi.

“Uang sebanyak Rp 32 juta itu dikumpulkan dari 643 pelanggar yang disankai administrasi,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pendapatan Daerah BPPKAD Ponorogo Dhutarso Aviantoro, Jumat (1/1/2021).

Avi panggilan Dhutarso Aviantoro menyebutkan denda yang dibayarkan mayoritas pelanggar senilai Rp 50 ribu. Angka tersebut, merupakan nilai terendah dari besaran denda yang ditetapkan selama ini.

“Penerapan denda ini disesuaikan dengan kemampuan pelanggar. Sebagian besar pelanggar membayar denda Rp 50 ribu,” katanya.

Keputusan tersebut dinilai kebijakan terbaik selama ini. Baginya penerapan denda yang tinggi dirasa akan memberatkan pelanggar. Selain itu, juga ada toleransi bagi pelanggar yang tidak memungkinkan untuk di berlakukan denda administrasi.

Jika satgas Covid-19 terus melakukan operasi yustisi, bukan tidak mungkin jumlah denda itu akan terus bertambah. Sebab, jumlah kasus Covid-19 di Ponorogo terus meningkat. Sehingga Dia meyakini operasi yustisi akan terus digelar. Selain untuk menertibkan warga dalam mematuhi protokol kesehatan, operasi yustisi juga sebagai upaya satgas untuk mencegah penularan Covid-19 di bumi reyog.

“Jika pandemi ini masih berlangsung di tahun 2021 ini, bukan tidak mungkin angka denda juga akan bertambah. Seban pasti satgas masih terus melakukan operasi yustisi,” pungkasnya. (end/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar