Pendidikan & Kesehatan

Pelanggar Prokes di Pamekasan Capai Angka 1.130 Orang

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.130 orang terdata sebagai pelanggar protokol kesehatan Coronavirus Disiase 2019 dalam Operasi Yustisi yang digelar petugas gabungan di lingkungan Pemkab Pamekasan, sejak 14 September 2020 lalu.

Jumlah tersebut berdasar hasil rekap pelanggaran peraturan penegakan protokol kesehatan Covid-19 yang digelar Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, per Rabu (13/1/2021) kemarin. Di mana jumlah tersebut merupakan pelanggar yang mendapatkan dua sanksi berbeda, yakni sanksi administratif dan sanksi sosial.

“Total pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 hingga Rabu kemarin, terdata sebanyak 1.130 pelanggar. Terdiri dari sebanyak 645 pelanggar dengan sanksi administratif, serta sebanyak 530 pelanggar yang dikenai sanksi sosial,” kata Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol-PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno, Kamis (14/1/2021).

Dari total pelanggaran tersebut, terdata sebanyak 1.017 orang dinyatakan melanggar protokol kesehatan hingga Desember 2020 lalu, terdiri dari sebanyak 583 pelanggar dengan sanksi administratif dan 479 pelanggar dengan sanksi sosial.

“Sedangkan untuk Januari 2021, yakni hingga Rabu tanggal 13 Januari 2021 total pelanggar terdata sebanyak 113 pelanggaran. Meliputi sebanyak 62 orang pelanggar dengan sanksi administratif, serta sebanyak 51 orang pelanggar lainnya dikenai sanksi sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditegaskan, sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan diberikan dalam bentuk variatif. Semisal membersihkan sampah, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu-lagu kebangsaan lainnya di pinggir jalan di hadapan pengendara lainnya.

“Hal ini sengaja kami lakukan sebagai upaya edukasi sekaligus sosialisasi akan pentingnya meningkatkan sikap disiplin, guna mencegah penyebaran sekaligus memutus rantai penyebaran virus corona khususnya di kabupaten Pamekasan. Sekaligus sebagai upaya memberikan efek jera hingga akhirnya masyarakat selalu waspada dan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Penegakan disiplin protokol kesehatan dengan sandi Operasi Yustisi ini, merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 53 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penerapan Prokes dan Memutus Rantai Penyebaran Covid-19.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 870 orang dinyatakan positif. Meliputi sebanyak 153 orang dalam tahap isolasi (termasuk isolasi mandiri), 66 orang meninggal dunia, serta sebanyak 647 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1136 orang, meliputi sebanyak 25 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 81 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1030 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar