Pendidikan & Kesehatan

Pelanggar Prokes Covid di Pamekasan Capai 1.226

Personil Satpol-PP Pamekasan saat mendata pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Pos Utama Operasi Yustisi di area Monumen Arek Lancar.

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.226 orang terdata sebagai pelanggar protokol kesehatan Coronavirus Disiase 2019 dalam Operasi Yustisi yang digelar petugas gabungan di lingkungan Pemkab Pamekasan, sejak 14 September 2020 lalu.

Jumlah tersebut berdasar hasil rekap pelanggaran peraturan penegakan protokol kesehatan Covid-19 yang digelar Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, hingga edisi Januari 2021, yakni Minggu (31/1/2021). Di mana jumlah tersebut merupakan pelanggar yang mendapatkan dua sanksi berbeda, yakni sanksi administratif dan sanksi sosial.

“Hasil Operasi Yustisi per Januari 2021, jumlah  pelanggar terdata sebanyak 209 orang dengan rincian sebanyak 125 orang pelanggar mendapat sanksi sosial, serta sebanyak 84 orang mendapat sanksi administrasi,” kata Kasi Sumber Daya Kepamongrajaan Satpol-PP Pamekasan, Achmad Fauzi Salam, Selasa (2/2/2021).

Dengan tambahan tersebut, total pelanggaran sejak September 2020 hingga Januari 2021 terdata sebanyak 1.226 pelanggaran. Meliputi sebanyak 603 pelanggaran dengan sanksi sosial, serta sebanyak 667 pelanggaran dengan sanksi administratif. “Jumlah ini merupakan total dari hasil operasi hingga Januari 2021,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditegaskan, sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan diberikan dalam bentuk variatif. Semisal membersihkan sampah, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu-lagu kebangsaan lainnya di pinggir jalan di hadapan pengendara lainnya.

“Hal ini sengaja kami lakukan sebagai upaya edukasi sekaligus sosialisasi akan pentingnya meningkatkan sikap disiplin, guna mencegah penyebaran sekaligus memutus rantai penyebaran virus corona khususnya di kabupaten Pamekasan. Sekaligus sebagai upaya memberikan efek jera hingga akhirnya masyarakat selalu waspada dan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Penegakan disiplin protokol kesehatan dengan sandi Operasi Yustisi ini, merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 53 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penerapan Prokes dan Memutus Rantai Penyebaran Covid-19.

Berdasar update peta sebaran Covid-19 Pamekasan, Senin (1/2/2021) kemaron. Terdata sebanyak 1.002 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, meliputi sebanyak 81 orang dalam tahap isolasi, 76 orang meninggal dunia, serta sebanyak 845 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.167 orang, meliputi sebanyak 23 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 86 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1058 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar