Pendidikan & Kesehatan

HP Gantian dengan Adik

Pelajar SMK di Mojokerto Belajar Daring Sambil Bantu Jualan Es Degan

Kasyfillah Ihsanuddin (17) dan Muhammad Bintang Ak Quion (10) saat belajar daring di warung es degan milik orang tuannya. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejak awal Maret 2020, pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA harus belajar melalui daring (dalam jaringan). Alhasill, mereka harus mengandalkan Handphone (HP) dan paket data untuk mengerjakan tugas dari sekolah.

Seperti yang dilakukan pelajar warga Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kabupaten Mojokerto, Kasyfillah Ihsanuddin (17). Dia mengerjakan tugas sekolah di warung es degan milik orang tuannya yang ada di Jalan Empu Nala, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Ini dilakukan, selain sembari belajar juga untuk membantu orang tuannya berjualan. Bahkan, anak kedua pasangan Muhammad Yasin (46) dan Dahlia Rahmawati (45) ini harus bergantian HP dengan adiknya, Muhammad Bintang Ak Quion (10), Keduanya meminjam HP milik orangtua.

Memang, sejak sebulan yang lalu HP milik pelajar SMK Roudlotun Nasyiin di Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto ini hilang. Sementara sang adik, selama ini daring menggunakan HP milik orangtuannya.

Kasyfillah Ihsanuddin (17) mengatakan, ia mengerjakan tugas sekolah di warung es degan milik orang tuanya juga untuk membantu. “Tiap hari ini di sini, sambil bantu orang tua jualan es degan. HP hilang sebulan lalu jadi gantian sama adik. Adik ngerjakan tugas dulu, baru saya,” ungkapnya, Sabtu (1/8/2020).

Sementara itu, Dahlia Rahmawati (45) menambahkan, kedua anak memang selama daring belajar di warung. “Iya karena saya jualan, kalau saya di rumah nanti nggak bisa jualan. Mau tidak mau, ya sejak daring. Apalagi HP anak saya hilang jadi gantian sama adiknya,” katanya.

Masih kata ibu tiga anak ini, belajar melalui daring dengan dua anak dinilai cukup memberatkan. Paket data sebesar Rp100 ribu, menurutnya tidak sampai satu bulan. “Besar biayanya kalau belajar secara daring. Paket data mahal,” pungkasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar