Pendidikan & Kesehatan

Di Kabupaten Mojokerto

Pedagang Sayur, Buruh Pabrik dan Perangkat Desa Positif Covid-19

Ruang isolasi RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto per 2 Juni 2020 kembali mencatat tiga tambahan pasien positif Covid-19. Masing-masing seorang pedagang sayur di Pasar Keputran Surabaya, buruh pabrik kertas dan perangkat desa di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto membenarkan adanya tiga tambahan pasien positif Covid-19, Selasa (2/6/2020). “Hari ini ada tambahan 3 orang, tambahan kali ini adalah satu orang dari Kecamatan Puri dan dua orang dari Kecamatan Jetis,” ungkapnya.

Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini, pasien positif terkonfirmasi Covid-19 asal Kecamatan Puri yakni seorang laki-laki, berinisial RS dan usia 40 tahun. Pasien positif 38 ini merupakan pedagang sayur di Pasar Keputran Kota Surabaya.

“Pasien RS ini tercatat sebagai PDP di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo sejak 25 Mei 2020. Dia masuk RS milik Pemkot Mojokerto dengan keluhan gejala demam dan kelainan paru. Rapid test yang dilakukan pada 25 Mei 2020 dengan hasil reaktif,” katanya.

Ardi menjelaskan, pada hari yang sama dilakukan uji swab terhadap pasien positif 39. Hasilnya keluar pada 2 Juni 2020, yakni dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saaat ini yang bersangkutan masih menjalani isolasi di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

“Pasien positif 40 merupakan seorang laki-laki, berinisial BW dengan usia 50 asal Kecamatan Jetis. Pasien BW merupakan karyawan PT Tjiwi Kimia. BW dan tercatat sebagai PDP di salah satu RS swasta di Kabupaten Sidoarjo sejak 26 Mei 2020, hasil rapid test juga reaktif. Sample uji swab diambil pada tanggal yang sama,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto.[Foto: misti/bj.com]
Hasil uji swab yang keluar hari ini, menunjukkan bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga saat ini, lanjut Ardi, pasien positif 39 menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) swasta di Kabupaten Mojokerto. Pasien selanjutnya, yakni seorang perempuan berinisial HF, usia 29 tahun asal Kecamatan Jetis.

“Pasien HF merupakan perangkat desa di Kecamatan Jetis yang tercatat sebagai OTG (Orang Tanpa Gejala). HF merupakan istri dari pasien positif 28 yakin MAL (29). Rapid test pasien HF dilakukan pada 28 Mei 2020, hasilnya reaktif, sample swab pasien juga diambil pada hari yang sama,” tuturnya.

Hasil uji swab juga keluar hari ini, dengan hasil positif Covid-19. Saat ini, HF bersama suaminya dirawat di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Dengan adanya tambahan tiga orang pasien positif terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 2 Juni 2020, jumlah total pasien berjumlah 41 orang.

Dengan rincian, 34 pasien masih dalam perawatan, lima orang telah dinyatakan sembuh dan dua orang pasien meninggal dunia. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar