Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Pedagang Sapi Asal Magetan dan Madiun Nekat Masuk Pasar Hewan Ngawi

Suasana Pasar Hewan Legi Ngawi pada Jumat 20 Mei 2022

Ngawi (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang ternak yang berasal dari wilayah Kabupaten Ngawi nekat berdatangan ke Pasar Hewan Legi Ngawi pada Jumat (20/5/2022).

Mereka nekat datang dan memperdagangkan sapi mereka. Padahal, mereka seharusnya tidak diperbolehkan masuk.

Karnianto, pedagang ternak asal Kabupaten Magetan menyebut kalau dirinya merangsek masuk meski sempat ditanyai polisi yang berjaga. Menurutnya, tidak ada urusannya dengan polisi karena dia mengklaim ternak yang dia bawa sepenuhnya sehat.

”Kami ini cari duit. Mau gak mau harus tetap ke pasar hewan untuk jualan hewan ternak meski ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak. Tapi bagaimana lagi,” kata Karnianto.

Dia tak menampik fakta, wilayah asalnya banyak terdapat penyakit PMK. Data terbaru ada 72 ekor sapi yang terjangkit. Namun, dia terpaksa tetap jualan karena kondisi ekonomi.

Suasana Pasar Hewan Legi Ngawi pada Jumat 20 Mei 2022

Tak hanya Karnianto, Tulus Pramono pedagang asal Madiun mengungkapkan kalau dia sempat melawan petugas kepolisian yang berjaga. Menurutnya, mereka harus tetap jualan di pasar.

”Kami terpaksa melawan petugas untuk masuk ke pasar hewan. Tapi kami terpaksa membawa pulang kembali sapi yang kami hendak jual karena tidak ada pembeli,” kata Tulus.

Meski pasar hewan tidak ditutup, pedagang tetap berjualan meski pedagang dari luar Ngawi dihadang petugas kepolisian. Namun, hal itu tak menyurutkan niat pedagang karena mereka dituntut kebutuhan ekonomi. Sebagian pedagang sempat menukar KTP demi bisa masuk ke lokasi pasar. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar