Pendidikan & Kesehatan

Pedagang Berasal dari Zona Merah, Pasar di Ponorogo Ini Ditutup

Ponorogo (beritajatim.com) – Satgas Covid-19 Desa Mojorejo Kecamatan Jetis mengambil langkah untuk sementara menutup pasar desanya. Aktifitas jual beli mulai hari ini, Jumat (25/9). Penutupan pasar desa ini, lantaran pedagang yang berjualan disitu kebanyakan dari warga Desa Karanggebang. Sebab, jumlah penderita Covid-19 di Desa Karanggebang saat ini mencapai 11 orang. Dan status Desanya saat ini merupakan zona merah.

“Pemdes dan Satgas Covid-19 Desa Mojorejo mengambil sikap untuk menutup sementara pasar desa,” kata Kasi Pelayanan Desa Mojorejo Bisri, Jumat siang.

Melihat warga Desa Karanggebang banyak yang terkonfirmasi positif, Pemdes Mojorejo kata Bisri sebagai pemilik pasar mengambil sikap menutup sementara. Itu dilakukan sebagai upaya menekan persebaran virus corona di desa setempat. Sebab, Desa Mojorejo ini berbatasan langsung dengan Desa Karanggebang yang saat ini memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

“Penutupan ini juga aspirasi dari masyarakat kami, mereka khawatir jika Covid-19 menular lewat pedagang pasar yang mayoritas warga Desa Karanggebang,” katanya.

Sebelumnya, satgas Covid-19 Desa melakukan cek kesehatan bagi pedagang maupun pembeli yang akan masuk pasar desa. Yakni dengan menghimbau pakai masker, cuci tangan dan dicek suhu tubuh mereka dengan thermogun. “Sebelum Covid-19 meledak di Desa Karanggebang, kami lakukan cek kesehatan bagi yang masuk pasar desa. Apabila suhunya tinggi tidak diperbolehkan masuk pasar,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar