Pendidikan & Kesehatan

PDP Terduga Covid-19, TKI di Malaysia Asal Mojokerto Meninggal di RSUD Prof Dr Soekandar

Ilustrasi mayat

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) meninggal, Minggu (22/3/2020). Pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit di Medan, Sumatra Utara (Sumut).

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Prof Dr Soekandar, dr Gigih Setijawan mengatakan, pasien berusia 30 tahun tersebut berasal Mojokerto ini, tiba di RS plat merah milik Pemkab Mojokerto pada Sabtu (21/3/2020) malam. “Pasien meninggal pada, Minggu kemarin sekira pukul 18.00 WIB,” ungkapnya, Senin (23/3/2020).

Masih kata dr Gigih, pasien dirawat di RS Medan, Sumut selama sembilan hari. Pasien dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar diprediksi lantaran di Medan tidak ada keluarga. Pasien dirujuk dengan status PDP terkait Covid-19. Hasil evaluasi sementara tim medis, pasien meninggal karena menderita TBC dan HIV.

“Indikasi itu (menderita TBC dan HIV, red) juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium RS di Medan. Status pasien tersebut terduga PDP masih kami dalami lagi karena keluarganya tidak tahu apa-apa. Katanya pasien bekerja di Malaysia, kerja apa keluarganya juga tidak tahu,” terangnya.

RSUD Prof Dr Soekandar telah merawat enam PDP di Kabupaten Mojokerto. Dua pasien sudah diizinkan pulang yakni Warga Negara Asing (WNA) asal India yang masuk pada, Rabu (4/3/2020) dan seorang pria berusia 55 tahun yang datang pada Selasa (10/3/2020). Kedua PDP itu diizinkan pulang setelah dipastikan negatif Covid-19.

Sementara empat pasien lainnya masih dirawat di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar. Keempat pasien masuk pada, Selasa (17/3/2020) dan Rabu (18/3/2020). “Kami masih merawat 4 PDP. Hasil laboratorium swabnya belum keluar. Karena di Surabaya yang diperiksa banyak, biarkan mereka bekerja. Kalau sudah ada hasil pasti akan dikabari,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar