Pendidikan & Kesehatan

PDP Sumenep yang Meninggal Dipastikan Negatif Covid-19

Sumenep (beritajatim.com) – Salah satu warga Sumenep disebut-sebut berkategori pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Pasien tersebut saat ini telah meninggal dunia.

Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr Andre Dwi Wahyudi Sp Paru menjelaskan, pasien berinisial S asal Kecamatan Pasongsongan tersebut sempat dirawat di Sumenep, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pasien dirujuk ke Surabaya berstatus ODP dengan penyakit penyerta. Pasien dikategorikan ODP mengingat riwayat perjalanannya dari Jakarta,” katanya, Jumat (01/05/2020).

Ia menjelaskan, di Surabaya pasien mendapatkan penanganan berupa tindakan pembedahan. Kondisinya sempat membaik, tapi ternyata berikutnya memburuk.

“Pasien kemudian dipindahkan ke ruang isolasi Covid-19. Namun ternyata hasil dua kali rapid test non reaktif. Hasil swab juga negatif,” ujar Andre.

Setelah mendapatkan hasil test negatif Covid-19, pasien akan dipindahkan ke ruang non isolasi, kemudian akan dievaluasi tentang penyakit penyertanya. Saat itu kondisi pasien kritis dan menggunakan alat bantu ventilator. Namun berdasarkan rembuk keluarga, mereka meminta agar pasien dibawa pulang ke Sumenep karena telah dipastikan negatif Covid-19.

“Tak lama setelah itu, pasien pun meninggal dunia. Status pasien ini oleh rumah sakit di Surabaya telah dilaporkan sebagai PDP, sehingga di situs Satgas Covid Provinsi Jawa Timur terbaca sebagai pasien PDP Sumenep. Tetapi sebetulnya pasien ini merupakan PDP yang tidak terkonfirmasi positif Covid-19,” paparnya. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar