Pendidikan & Kesehatan

PDP di Sumenep Meninggal Sebelum Hasil Swab Keluar

Sumenep (beritajatim.com) – Satu pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di ruang isolasi RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, meninggal sebelum hasil swab keluar.

“Pasien dari Kecamatan Kota Sumenep itu masuk ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas, demam,” kata Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (19/6/2020).

Ia menjelaskan, pasien tersebut langsung difoto thorax. Hasilnya terlihat ada peradangan di paru-paru, serta gejala lain yang mengarah pada Covid-19. “Karena itu dilakukan rapid test, dan hasilnya reaktif,” ujarnya.

Selanjutnya pasien di swab. Namun belum turun hasilnya, pasien telah meninggal. Karena itu, proses pemulasaran jenazah menggunakan protokol Covid-19. “Jenazah kemudian dimakamkan juga dengan mengikuti SOP pemakaman jenazah Covid-19, meski hasil swab pasien itu belum turun,” terangnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Sumenep saat ini sudah menjadi zona kuning, bukan lagi zona merah. “Ini perlu dukungan semua pihak, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, rajin cuci tangan, dan physical distancing,” ucapnya.

Hingga saat ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumenep sebanyak 18 orang. Dari jumlah tersebut, 8 diantaranya dinyatakan sembuh, 1 meninggal, dan 9 masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dari 9 orang tersebut, 6 diantaranya dirawat di RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, 1 orang di RSI Kalianget dan 2 orang dirawat di rumah sakit rujukan di Surabaya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar