Pendidikan & Kesehatan

PDP Asal Kabupaten Mojokerto Meninggal: Keluhan Demam, Pusing, dan Mual

Pemakaman PDP asal Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu pasien dengan status PDP (Pasien Dalam Pengawasan) asal Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto meninggal di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Senin (6/4/2020). Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut meninggal di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) milik Pemkot Mojokerto.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko membenarkan terkait kabar tersebut. “Pasien meninggal pukul 23.30 WIB tadi malam. Pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 58 tahun warga Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Pasien dirawat di ruang isolasi RSU Kota Mojokerto,” ungkapnya, Selasa (7/4/2020).

Masih kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto ini, pasien dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto pada, Senin (6/4/2020) sekira pukul 15.32 WIB. Oleh dokter spesialis RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, pasien didiagnosa Pneumonia bilateral dan Acce Lung Oedema (ALO).

“Sehingga pasien dirawat di ruang isolasi dan rencananya hari ini pasien dijadwalkan akan diambil rapid test. Status pasien PDP Kabupaten Mojokerto. Namun pasien dinyatakan meninggal semalam, tepat pukul 23.30 WIB. Pasien merupakan rujukan dari RS swasta di Kota Mojokerto,” katanya.

Dokter Djat (panggilan akrabnya) menambahkan, sebelum dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, pada Jumat (3/4/2020) dirawat di salah satu RS swasta di Kota Mojokerto dengan keluhan demam, pusing dan mual. Namun pada, Senin (6/4/2020) sekira pukul 15.32 WIB pasien dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo.

“Sebelum menjalani perawatan di salah satu RS swasta di Kota Mojokerto, tanggal 2 April 2020 pasien datang ke IGD salah satu RS swasta di Kabupaten Mojokerto dengan keluhan panas dan sudah tiga hari. Pasien berikan obat untuk rawat jalan di rumah hingga akhirnya dirawat di RS swasta di Kota Mojokerto dan dirujuk ke RSU Kota Mojokerto,” tegasnya.

Pasien dimakamkan di pemakaman umum desa tempat tinggal pasien di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada Selasa pagi. Dengan menggunakan ambulance RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk melakukan proses pemakaman. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar