Pendidikan & Kesehatan

PDEI Imbau Masyarakat Waspada Penyakit di Musim Hujan

Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT

Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki musim penghujan dan potensi banjir di beberapa daerah di Jawa Timur menuntut masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT, mengatakan, cuaca dingin dan kelembapan tinggi menyebabkan munculnya beberapa penyakit. Di antaranya diare dan demam tifoid. Penyakit tersebut disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman serta kebersihan yang kurang higienis.

Kemudian penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) yang disebabkan oleh udara dingin bercampur dengan air beraroma kotor dari genangan hujan. Selanjutnya, Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Agepty yang berpotensi muncul akibat tumpukan sampah dan rongsokan di area yang lembab paska hujan.

“Flu dan demam yang disebabkan terpapar air dan udara dingin cukup lama. Infeksi kulit yang terjadi akibat paparan dengan genangan hujan yang bercampur dengan kotoran manusia, hewan, juga sampah dan lumpur. Semua penyakit itu akan berpotensi lebih parah jika terjadi banjir, bahkan bisa juga terjadi penyakit kulit,” ujar dr Adib kepada beritajatim.com, Kamis (2/1/2019).

Mengingat musim hujan dan cuaca ekstrim ini masih akan berlangsung hingga dua bulan mendatang dan dikhawatirkan adanya banjir susulan atau berulang, untuk itu PDEI mengimbau masyarakat agar melakukan pencegahan semaksimal mungkin.

Upaya tersebut yakni, menghindarkan anak-anak untuk bermain diluar rumah saat hujan. Tidak meredam kaki di genangan air kecuali untuk upaya penyelamatan. Menjaga kebersihan dan higenisitas diri. Makan makanan sehat dan higienis. Serta siap obat-obatan untuk pertolongan dini.

“Tujuan dari tindakan ini semua tentunya untuk mencegah agar kita semua terhindar dari penyakit saat banjir yang sewaktu-waktu bisa mengenai siapa saja terutama anak-anak kita,” ujarnya. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar