Pendidikan & Kesehatan

PC HIMASAL Fasilitasi Keberangkatan Santri Asal Mojokerto ke Ponpes Lirboyo

Ratusan Santri dan Calon Santri Lirboyo dari Kantor PBCNU Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan wali santri dan calon santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri dari Kabupaten maupun Kota Mojokerto diberangkatkan dari kantor Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto. Dengan menggunakan 10 unit bus, mereka diberangkatkan pada, Sabtu (4/7/2020).

Pemberangkatan rombongan santri dan calon santri tersebut difasilitasi Pengurus Cabang Himpunan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo (PC HIMASAL) Mojokerto. Total ada sebanyak 378 santri dan calon santri yang diberangkatkan, dengan rincian sebanyak 289 merupakan calon santri dan sebanyak 89 orang merupakan wali santri yang ikut mengantarkan anak-anaknya.

Sebelum dilakukan pemberangkatan ratusan santri, calon santri, maupun wali santri yang ikut ke pondok dilakukan sterilisasi, pengecekkan suhu tubuh, maupun surat sehat bagi santri maupun calon santri yang diperoleh dari puskesmas tempat tinggal masing-masing. Termasuk kendaraan yang mengantar mereka.

Salah satu panitia pemberangkatan rombongan santri Lirboyo PC Himasal Mojokerto, Hafit Romli mengatakan, para santri dan calon santri diminta membawa hand sanitizer, masker, minuman suplemen, surat keterangan sehat dari puskesmas dan surat isolasi mandiri sebelum berangkat selama 14 hari.

“Saya yakin i Ponpes Lirboyo juga sudah disiapkan protokol kesehatan, apa lagi sudah ada kunjungan dari Ibu Gubernur. Sehingga para wali santei tidak perlu khawatir adanya penyebaran Covid-19 saat putra-putri mereka beraktifitas di lingkungan pondok, karena sebelum berangkat mereka juga harus isolasi mandiri selama 14 hari,” katanya.

Masih kata Hafit yang juga wali santri ini, tiba di Ponpes Lirboyo, para santri dan calon santri juga akan menjalani isolasi selama 14 hari ke depan. Isolasi dilakukan sebelum ratusan santri dan calon santri tersebut benar-benar bisa beraktifitas di lingkungan pondok untuk menuntut ilmu agama.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Pungkasiadi yang memberangkatkan ratusan santri dan calon santri Ponpes Lirboyo tersebit berharap agar para santri dan calon santri tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemik Covid-19. Pasalnya virus corona masih belum berakhir.

“Yang pasti, kita bisa lihat protokol kesehatan tetap dilakukan dalam proses pemberangkatan, begitu juga di sana. Anak-anak harus tetap disiplin protokol kesehatan, sebab corona belum selesai,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar