Pendidikan & Kesehatan

Patroli Sinergitas di Mojokerto, Petugas Bubarkan Kerumunan Massa Cegah Virus Corona

Mojokerto (beritajatim.com) – Dengan menggandeng Kodim 0815 Mojokerto dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto kembali melakukan upaya pencegahan dengan patroli sinergitas. Kerumunan massa di wilayah hukum Polres Mojokerto menjadi sasaran patroli sinergitas.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengimbau kepada masyarakat waspada akan wabah virus corona (Covid-19). Yakni dengan menghindari keramaian dan tidak membuat kegiatan yang menghadirkan banyak orang. Kapolres menegaskan jika imbauan tersebut tak diindahkan, maka polisi akan menindak tegas.

“Hindari keramaian, jangan membuat kegiatan yang hadirkan banyak orang. Kita juga akan terus menyisir tempat-tempat yang biasa digunakan orang berkumpul ketika malam hari, seperti warung kopi, warnet hingga tempat-tempat hiburan malam,” ungkapnya, Kamis (26/3/2020).

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polres se-Jawa Timur agar menindak tegas tempat-tempat yang menjadi pusat kerumunan dengan cara pembubaran. Di wilayah hukum Polres Mojokerto, upaya represif ini sudah mulai dilakukan Senin (23/3/2020).

“Kita sudah melakukan tindakan-tindakan represif dalam rangka kemanusiaan menyikapi perkembangan penyebaran covid 19, kami dari kepolisian berupaya untuk melindungi masyarakat serta mengutamakan keselamatan masyarakat dari penyebaran virus corona yang sangat berbahaya ini,” ujarnya.

Pihaknya meminta kerja sama dan pengertian khususnya masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto terkait hal tersebut. Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan agar virus corona tidak menjangkit dan mewabah khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Kami khawatir apabila bapak, ibu dan saudara-saudara sekalian tidak menjaga jarak
dan tetap berkumpul di keramaian seperti ini, maka akan menambah jumlah korban yang terjangkit virus. Bisa jadi kita menularkan atau kita yang tertular, untuk itu mari kita selamatkan diri kita semua dengan tidak keluar rumah dan mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting dan tetap di rumah,” tegasnya.

Tindakan persuasif ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz, Maklumat nomor : Mak/2/III/2020, yang berisi peringatan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang mengundang kehadiran banyak orang dan berpotensi menjadi ruang penyebaran Covid-19.

“Semoga panjenengan semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan serta terhindar dari wabah virus corona ini,” tegasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar