Pendidikan & Kesehatan

Pasutri Positif Covid, Perum Tegal Besar Raya Jadi Kampung Tangguh

Jember (beritajatim.com) – Sepasang suami-istri dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sebagai kasus 44 dan 45 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ini membuat Perumahan Tegal Besar Raya yang menjadi tempat tinggal mereka harus bertransformasi menjadi kampung tangguh, Sabtu (6/6/2020).

Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Aris Supriyono mengunjungi perumahan tersebut. Dia ditemui sejumlah warga dan Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember Ayub Junaidi. Kebetulan Ayub memang tinggal di sana.

Selain penyemprotan disinfektan, dilakukan tes cepat massal terhadap kurang lebih 200 orang warga. “Empat belas hari lagi rapid test akan dilakukan kembali agar perumahan ini segera jadi zona hijau lagi,” kata Ayub.

Berdasarkan keterangan yang dilansir Pemkab Jember, suami istri tersebut pergi ke Surabaya pada 14 Mei 2020. Mereka menengok orang tua yang sakit dan mengantarkan ke rumah sakit untuk berobat. Keduanya pulang ke Jember tiga hari kemudian, dan menerima kabar bahwa hasil swab orang tua mereka positif Covid-19. Tanggal 27 mei, mereka melakukan tes swab di rumah sakit dan pada 2 Juni dinyatakan positif.

“Setelah di Perumahan Tegal Besar Raya ada yang terpapar, polres berinisiatif membentuk Kampung Tangguh Semeru dan diterima masyarakat. Seluruh warga menjalani rapid test, termasuk tukang melijo (pedagang sayur) dan tukang sampah. Masuk ke perumahan ini pun harus melalui protokol kesehatan. Semua warga harus memakai masker, dicek suhu, dan menyediakan tempat cuci tangan,” kata Ayub.

Selain itu, ada posko kesehatan dan lumbung pangan. “Alhamdulillah, di sini ada dokter,” kata Ayub. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar