Pendidikan & Kesehatan

Pasutri Positif Covid-19 Asal Bangkalan di Jombang, Sesak Napas dan Batuk ‘Njegil’

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang yang berada di Jl KH Wahid Hasyim. [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Kondisi pasangan suami istri (pasutri), IR (37) dan RTS (34), asal Bangkalan yang menjalani isolasi di RSUD Jombang mulai stabil. Namun demikian, keduanya masih mengalami gejala klinis.

Sang suami masih sesak napas, sedangkan istrinya mengalami gejala batuk ‘njegil’ atau batuk yang terus-terusan. Demikian diungkapkan Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, Kamis (10/6/2021).

“Sesak napas itu karena kadar oksigen dalam paru-parunya rendah. Sementara istrinya masih batuk ‘njegil’. Kita terus melakukan pemantauan intensif,” kata Pudji ketika dikonfirmasi terkait kondisi terkini dua pasien asal Bangkalan, Madura itu.

Apakah kedua pasien positif tersebut sudah pernah disuntik vaksin Covid-19? Pudji belum bisa memastikan. Pasalnya, tim medis belum menanyakan hal tersebut ke pasutri asal Bangkalan. Namun secara logika, lanjut Pudji, si suami seharusnya sudah vaksin. Karena IR berprofesi sebagai nakes (tenaga kesehatan) di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bangkalan.

“Si suami seorang apoteker. Lagikanya kalau dia nakes ya sudah divaksin. Tapi kita belum menanyakannya ke yang bersangkutan,” kata Pudji yang juga Ketua Bidang Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang.

Pudji juga belum bisa memastikan apakah virus yang menginfeksi pasutri tersebut Covid-19 varian baru atau bukan. Karena sampel lendir tenggorokan dan hidung milik keduanya yang dikirim ke laboratoriun Unair (Universitas Airlangga) Surabaya, belum keluar hasilnya. Diperkirakan, hasil uji laboratoriun itu diketahui hasilnya satu minggu lebih.

“Tapi kalau melihat keduanya berasal dari Bangkalan, bisa saja yang menjangkiti mereka adalah Covid-19 varian baru. Nah, varian jenis apa, kita masih menunggu hasil uji lab tersebut,” kata Pudji merinci.

IR dan RTS mulai menjalani isolasi di RSUD Jombang pada Selasa (8/6/2021) petang. Itu setelah Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Jombang melakukan penjemputan paksa pasutri tersebut di rumahnya Jl Cempaka, Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang. [suf/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar