Pendidikan & Kesehatan

Pasien Tetap Dapat Layanan BPJS meski RS Masih Proses Akreditasi

Malang (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Malang memastikan seluruh masyarakat peserta BPJS, mendapat layanan kesehatan meski beberapa Rumah Sakit masih dalam proses akreditasi ulang.

“Memang berdasarkan Permenkes Nomor 71 Tahun 2013, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus memiliki sertifikat akreditasi di 2019 ini. Tapi kami jamin tidak ada pembatasan layanan,” kata Kepala Bidang SDM dan Komunikasi BPJS Kesehatan Malang, Susanti Vita Devi, Senin, (7/1/2019).

Susanti mengatakan Permenkes Nomor 71 Tahun 2013 saat ini sudah diberlakukan. Namun, pasien tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan. Sebab, proses akreditasi dilakukan secara berkala ke setiap rumah sakit.

“Ada 42 Rumah Sakit (RS) dan enam klinik utama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Malang. Ada tujuh RS yang sedang memproses perpanjangan akreditasi dan satu RS belum mendapat akreditasi,” papar Susanti.

Susanti mengatakan empat RS telah dijadwalkan untuk disurvei oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Diantaranya, RSUD Lawang, RSJ Lawang, RSIA Puri dan RSUD Kanjuruhan. Tiga RS telah mengajukan perpanjangan akreditasi namun belum mendapatkan jadwal, yakni RS Mardiwaluyo Kauman, RS Mutiara Bunda dan RS Marsudi Waluyo Mondoroko.

“Di wilayah Malang, RS Punten, Batu yang belum pernah melakukan akreditasi. Namun, alhamdulillah semua fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan direkomendasikan,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar