Pendidikan & Kesehatan

Update Sebaran Covid-19 Pamekasan

Pasien Positif Covid-19 Dirawat Sisa 15 Orang

Pamekasan (beritajatim.com) – Pasien positif Covid-19 di kabupaten Pamekasan yang saat ini tengah dalam perawatan intensif tersisa 15 orang, jumlah tersebut merupakan sebagian dari total pasien positif yang tercatat di angka sebanyak 324 orang.

Hal tersebut berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Jum’at (25/9/2020). Di mana angka pasien dirawat jauh lebih rendah dan berkurang dalam waktu sekitar sepekan terakhir.

“Hari ini ada tambahan satu pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, yakni inisial I (20) asal Kecamatan Pagantenan. Serta dua tambahan pasien sembuh asal Pademawu, yakni inisial M (55) dan P (19),” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 terdata sebanyak 324 orang. Meliputi sebanyak 15 orang dalam perawatan, 31 orang meninggal dunia, serta sebanyak 278 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 878 orang, meliputi sebanyak 39 orang dalam pengawasan, 53 orang meninggal dunia, serta sebanyak 786 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19.

Untuk status katagori resiko tersebar di seluruh kecamatan di Pamekasan, meliputi sebanyak enam kecamatan dengan katagori resiko sedang (orange), yakni Kecamatan Larangan, Pademawu, Pamekasan, Palengaan, Proppo dan Tlanakan.

Sedangkan untuk katagori resiko rendah (kuning) tersebar di tujuh kecamatan berbeda di Pamekasan, meliputi kecamatan Batumarmar, Galis, Kadur, Pagantenan, Pakong, Pasean dan Waru.

Seperti diketahui, saat ini Pemkab Pamekasan mengeluarkan edaran berupa Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, tertanggal 7 September 2020.

Dalam operasi yang melibatkan personil gabungan lintas sektoral dengan tajuk Operasi Yustisi, terdata sebanyak 321 pelanggar terjaring operasi selama sembilan hari terakhir, terhitung sejak Senin (14/9/2020) lalu. Meliputi sebanyak 134 pelanggar dikenakan sanksi sosial, serta sebanyak 187 pelanggar lainnya dikenakan sanksi denda. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar