Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Bertambah 2 Orang

Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ipong Muchlissoni mengabarkan perkembangan Covid-19 di bumi reyog. Ipong menyebut ada kabar baik dan buruk yang Ia kabarkan. Kabar baiknya ada dua pasien positif Covid-19 yang sembuh. Dua pasien sembuh itu kesemuanya dari kluster Temboro. Santri asal Kecamatan Babadan dan ibu dari seorang santri Temboro yang berasal dari Desa Jabung, Kecamatan Mlarak. “Dua yang sembuh ini, semuanya dari kluster Temboro,” kata Ipong, Senin (21/6/2020).

Keduanya dinyatakan sembuh, kata Ipong setelah hasil dua kali pemeriksaan PCR-nya berturut-turut negatif. Sehingga ada 22 orang yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Ponorogo. Dan ada dua penderita Covid-19 yang meninggal dunia. “Selain ada kabar baik, kami juga mengabarkan kabar buruk. Yakni juga ada dua pasien baru yang terkonfirmasi posii Covid-19,” katanya.

Dua tambahan kasus baru dari Balong dan Jetis. Tambahan pertama merupakan ibu rumah tangga yang sudah berusia 65 tahun. Beralamat di Sumberejo, dia mulanya mengeluhkan gangguan pencernaan. Berobat di rumah sakit swasta, dia didiagnosa menderita kanker usus. Lantas dirujuk ke Surabaya untuk menjalani operasi. “Nah saat di Surabaya itu, si pasien dilakukan PCR dan hasilnya positif,” katanya.

Setelah dinyatakan positif, tim satgas penanggulangan sudah mendapati kontak erat terhadap pasien sebanyak empat orang. Sementara itu pasien baru laki-laki dari Desa Turi Kecamatan Jetis itu, ialah seorang tukang becak di Surabaya. Yang bersangkutan pulang ke Ponorogo seminggu yang lalu menggunakan bus. “Saat pulang, sudah dalam keadaan demam dan batuk. Sempat isolasi mandiri, namun kondisinya tak kunjung membaik, sehingga di rujuk ke rumah sakit,” katanya.

Nah, saat dilakukan PCR hasilnya positif. Dari pasien ini ada 12 orang yang didapat kontak eratnya. Termasuk istri, anak dan keluarga lainnya. “Secara kumulatif pasien Covid-19 di Ponorogo tercatat ada 37 kasus. Dan saat ini ada 13 orang yang masih menjalani isolasi di rumah sakit,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar