Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Sempat Ikuti Pelatihan Haji di Surabaya

Pamekasan (beritajatim.com) – Satu dari tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pamekasan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, merupakan warga yang sempat mengikuti Pelatihan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PPKHI) di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Ahmad Marzuki saat menggelar konferensi pers penetapan PDP positif Covid-19 di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Minggu (5/4/2020) malam.

“PDP yang dinyatakan positif Covid-19, diduga terpapar (virus corona) saat mengikuti pelatihan petugas kesehatan haji Indonesia di Surabaya, beberapa waktu lalu,” kata Plt Kepala Dinkes Pamekasan, dr Ahmad Marzuki kepada sejumlah wartawan.

Lebih lanjut dijelaskan, pasien tersebut mengikuti pelatihan di Surabaya selama sepekan terakhir, terhitung sejak tanggal 8-18 Maret 2020 lalu. Empat hari pasca pelatihan, ia sempat mengeluh sakit dan sempat dirawat di rumah sakit swasta di Pamekasan, hingga akhirnya pulang dan kembali di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, Selasa (31/3/2020) lalu.

“Jadi saat masuk ke RSUD Pamekasan, yang bersangkutan ditetapkan dengan status PDP bersama dua orang lainnya. Sehingga pada hari ini ditetapkan positif terinfeksi Covid-19 berdasar hasil lab Balitbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) Jakarta,” pungkasnya.

Berdasar hasil rilis terakhir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 7.182 orang dengan status Orang Dalam Resiko (ODR), sebanyak 192 Orang Dalam Pantauan (ODP), serta tiga orang dengan status PDP dan satu orang meninggal dunia dengan status confirm.

Sementara berdasar hasil rilis dari Tim Satgas Covid-19 Jatim tentang peta sebaran Covid-19 di Pamekasan, terdata sebanyak 192 ODP, sebanyak 2 orang dengan status PDP serta dua orang dinyatakan confirm (termasuk satu orang yang meninggal dunia). “Jadi pada pukul 17:00 WIB, Pemprov Jatim merilis peta sebaran untuk seluruh wilayah di Jawa Timur,” pungkasnya.

Dalam kesempatan rilis yang digelar di Mandhepa Agung Ronggosukowati, pria yang juga tercatat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Ahmad Marzuki, dan Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Farid Anwar. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar