Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Terus Bertambah, Dibutuhkan Peran Masyarakat

Mojokerto (beritajatim.com) – Mojokerto (beritajatim.com) – Ada tambahan tiga pasien terkonfirmasi positif virus Covid-19 pada tanggal 27 Juni 2020. Tiga pasien tersebut berjenis perempuan yang dinyatakan positif dari hasil pemerikasaan swab tersebut berasal dari dua kecamatan.

Dari Kecamatan Magersari dua pasien dan Kecamatan Meri satu pasien. Pasien positif 52 adalah seorang ibu rumah tangga, berinisial S, umur 52 tahun asal Kecamatan Magersari. Pasien positif 53 juga seorang ibu rumah tangga, inisial DH, umur 22 tahun asal Kecamatan Magersari.

Pasien positif 54 juga seorang ibu rumah tangga, inisial ETR, umur 39 tahun asal Kecamatan Kranggan. Ketiga pasien positif tersebut tercatat sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Dengan tambahnya tiga pasien terkonfirmasi positif, maka angka pasien positif di Kota Mojokerto menjadi 54 orang

“Ketiga pasien ini, merupakan OTG dari hasil rapid tes yang hasilnya menujukkan reaktif. Total pasien positif menjadi 54 orang, 9 orang diantaranya sembuh, 2 orang meninggal dan 43 orang dirawat,” ungkap, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya, Minggu (28/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]
Masih kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto, angka pasien positif di Kota Mojokerto yang meningkat tersebut, tidak lepas dari peran masyarakat yang masih kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti memakai market dan berkerumun.

“Saat ini, kita sedang beradaptasi menghadapi transisi new normal life tapi bukan semata-mata lepas dari incaran virus yang tak kasat mata ini. Justru, saat ini kita semua harus lebih waspada. Lebih dan lebih lagi disiplin dalan menjalankan protokol kesehatan, peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam bersinergi dengan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Orang Dalam Resiko (ODR) bertambah menjadi 5.147 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 661 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 23 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah sembilan orang. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar