Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif Corona di Jombang Masuk Klaster Asrama Haji Sukolilo

Jombang (beritajatim.com) – Pasien nomor tiga asal Jombang yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) diduga tertular saat mengikuti pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pertengahan Maret lalu. Dia berasal dari Kecamatan Jombang (kota).

“Yang bersangkutan terpapar corona dari Asrama Haji Sukolilo. Berjenis kelamin laki-laki, usianya antara 50 sampai 60 tahun. Meski terkonfirmasi positif, kondisinya membaik,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang drg Subandriyah, Jumat (10/4/2020).

Pernyataan Subadriyah tersebut sekaligus mengklarifikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jombang yang menyebut bahwa pasien positif ketiga adalah pria 37 tahun asal Kertosono, Nganjuk.

“Pria asal Kertosono tersebut statusnya masih PDP (pasien dalam pemgawasan). Hasil swab belum keluar. Jadi yang bersangkutan tidak bisa dikatakan positif. Kalau yang positif ketiga ini warga Kecamatan Jombang,” ujar Subandriyah.

Mantan Direktur RSUD Jombang ini menambahkan, saat ini pasien nomor tiga tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Kondisi yang bersangkutan juga baik dan tanpa keluhan.

“Sehingga sesuai protokol penanganan dari Kementerian Kesehatan pasien dapat melakukan isolasi mandiri secara ketat dengan tujuan memutus rantai penularan virus corona,” sambungnya.

Subadriyah menegaskan, jumlah pasien positif corona di Jombang berjumlah tiga orang. Dari jumlah tersebut, dua orang menjalani isolasi mandiri di rumah dan satu pasien isolasi di RSUD Jombang.[suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar