Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif Corona di Jombang Diperkirakan Kontak dengan 80 Orang

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Usai diumumkannya seorang tenaga medis yang positif Covid-19 (virus corona), Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang melakukan tracing (pelacakan). Hal itu untuk mengetahui siapa saja orang yang pernah kontak dengan tenaga medis tersebut.

“Teman-teman di Puskemas Diwek sudah melakukan tracing. Hasilnya, ada 80 orang yang diperkirakan sudah melakukan kontak dengan pasien positif tersebut. Kita juga melakukan pemantauan terhadap hasil tracing itu. Sehingga ketika ada keluhan dari mereka, akan kita lakukan tindakan lebih mendalam,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, dr Wahyu Sri Harini, Senin (13/4/2020).

Wahyu menjelaskan, pasien yang juga seorang dokter tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebelumnya, yang bersangkutan merupakan ASN (aparatur sipil negara) di Kabupaten Kediri. Dia mengikuti pelatihan petugas haji di Sukolilo Surabaya pada 9 – 18 Maret 2020.

Setelah acara, tenaga medis itu kemudian melakukan pemeriksaan secara mandiri ke Surabaya dengan hasil positif. Nah, sejak saat itu dokter asal Kecamatan Diwek tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah. Selanjutnya pada 8 April 2020 dilakukan pengambilan test SWAB untuk dikirim ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Hasilnya, Minggu (12/4/2020), pemerintah Provinsi Jawa Timur menginformasikan hasil SWAB bahwa ada penambahan 1 orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Jombang, yakni tenaga medis tersebut. “Beliau sangat kooperatif dengan kita. Kondisinya saat ini sehat. Setiap hari komunikasi dengan kita,” ujarnya.

Kabupaten Jombang masuk zona merah Covid-19. Pasalnya sudah ada empat orang yang dinyatakan positif Covid-19. Sementara itu hingga pukul 14.00 WIB terdapat 471 ODP (orang dalam pemantauan) serta 5 PDP (pasien dalam pengawasan). [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar