Pendidikan & Kesehatan

Pasien Positif 14 di Kabupaten Mojokerto Miliki Riwayat Perjalanan dari Surabaya

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasien positif 14 asal Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. Ini diketahui setelah tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto melakukan tracing (pelacakan) terhadapa pasien berjenis kelamin laki-laki dengan inisial S tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menjelaskan, pasien awalnya mengalami mual-mual sehingga memeriksakan diri ke Klinik Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada 26 April 2020 lalu. “Pasien dicurigai Covid-19,” ungkapnya, Rabu (20/5/2020).

Ini setelah diketahui riwayat perjalanan pasien positif 14 yakni dari Surabaya. Masih Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini, pasien kemudian dirujuk ke RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg untuk menjalani rawat jalan dan tanggal 29 April 2020 dilakukan rapid test.

“Pasien menjalani rapid test di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto hingga tiga kali. Rapid test pertama dan kedua hasilnya negative, namun hasil rapid test yang ketiga positif. Pasien sempat menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo dan pulang pada 8 Mei 2020 lalu,” jelasnya.

Pasien positif 14 kemudian dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Setelah hasil uji swab pasien positif 15 keluar pada, Selasa (19/5/2020) kemarin, pasien kemudian menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto hingga saat ini.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar