Pendidikan & Kesehatan

Pasien Kelima Covid-19 Sumenep Masuk OTG, Belum Diketahui Klaster Mana

Sumenep (beritajatim.com) – Tim Satgas Covid-19 Sumenep masih melakukan pelacakan terhadap aktifitaa pasien nomor 5 yang dinyatakan positif.

“Kami belum bisa memastikan asal klaster pasien nomor 5 ini. Kami masih melakukan ‘tracing’, yang bersangkutan pernah kontak dengan siapa saja, apakah punya riwayat perjalanan ke luar kota atau seperti apa,” kata tim satgas Covid-19 Sumenep,.AKBP Deddy Supriadi, Jumat (01/04/2020).

Ia mengungkapkan pasien nomor 5 ini termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG), sama seperti pasien nomor 1-4.

“Jadi dia ini merasa baik-baik saja, sehat tanpa gejala sakit apapun. Tetapi hasil rapid testnya reaktif, dan hasil swab nya positif. Ini sama seperti 4 pasien lainnya,” ujar Deddy yang juga Kapolres Sumenep.

Sementara Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19,RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr Andre Dwi Wahyudi, Sp Paru menjelaskan, pasien nomer 5 bekerja di wilayah Kecamatan Pragaan yang merupakan wilayah perbatasan dengan Pamekasan.

Di Pamekasan sudah ada penyebaran Covid-19 lokal transmisi. Bukan lagi impor. Artinya pasien di Pamekasan yang tertular merupakan keluarga dari pasien klaster TKHI.

“Beda dengan Sumenep. Kalau Sumenep masih impor, karena yang positif adalah TKHI peserta pelatihan. Nah kita akan telusuri, apakah pasien nomor 5 ini merupakan lokal transmisi atau penerusan dari klaster yang sama atau tidak,” terangnya.

Pasien nomor 5 ini merupakan karyawan Bank Jatim Cabang Pembantu Pragaan. Pada 22 April 2020 seluruh karyawan Bank Jatim Pragaan melakukan ‘rapid test’. Ternyata salah satu karyawan bank tersebut hasil rapid testnya menunjukkan reaktif.

Kemudian pada 25 April 2020 langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan swab. Hasil swabnya ternyata terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien nomor 5 ini sekarang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar