Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid di Gresik Tembus 894 Orang, Satgas Bakal Bertindak Tegas

Gresik (beritajatim.com) – Imbas terus meningkatkannya kasus Covid-19 di Gresik yang tembus sampai 894 orang, Satgas yang menangani kasus ini memerintahkan sanksi tegas kepada pelanggaran.

Tindakan tegas ini dilakukan dengan memberikan sanksi kepada para pelanggar yang melanggar Perbup nomor 22 tahun 2020 tentang pedoman masa transisi menuju tatanan normal baru pada kondisi pandemi covid-19.

“Saya meminta kepada seluruh aparat mulai dari Polres, Kodim dan Satpol PP Gresik untuk bertindak lebih keras lagi dalam penegakan perbup ini,” kata Bupati Sambari Halim Radianto, Senin (6/07/2020).

Dalam tindakan tegas itu, ada empat klaster yang menjadi perhatian. Yakni, lingkunga kerja, pasar, perusahaan, dan tempat pariwisata.

“Saya minta operasi tidak harus dilaksanakan pada malam hari saja, siang haripun agar penegakan perbup ini terus dilakukan terutama membubarkan setiap kerumunan dan memberikan sanksi kepada warga yang tidak mengenakan masker,” ungkap Sambari.

Sampai saat ini, masih banyak ditemukan pelanggaran terkait dengan pemberlakuan perbup nomor 22 tahun 2020. Salah satunya masih ada sekolah yang masih saja melaksanakan upacara perpisahan, wisuda dan rapat-rapat yang tidak mematuhi psysical distancing.

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, pihaknya bersama Makodim 0817 siap mendukung kebijakan Bupati terkait Perbup 22 tahun 2020.

“Kami sudah memerintahkan para Kapolsek untuk lebih giat lagi dalam menegakkan Perbup 22 tahun 2020
dengan melaksanakan operasi bersama tiga pilar,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar