Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Ruang Isolasi RS di Ponorogo Penuh

Penuh Sesak: Pemindahan pasien Covid-19 dari rumah sakit ke shelter di jalan Trunojoyo Kelurahan Tambakbayan(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pasien Covid-19 di Ponorogo semakin hari semakin bertambah. Secara kumulatif, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif saat ini berjumlah 385 kasus. Terakhir, kasus konfirmasi bertambah sebanyak 20 pasien.

“Tambahan kasus positif yang masif akhir-akhir ini membuat tempat isolasi di rumah sakit rujukan penuh,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Rabu (23/9/2020).

Selain ruang isolasi di rumah sakit rujukan yang penuh, shelter yang berada di jalan Trunojoyo Kelurahan Tambakbayan juga demikian. Oleh karena itu, Ipong meminta pemerintah desa untuk mengaktifkan kembali ruang isolasi di balai desa. Jika sudah diaktifkan setidaknya akan ada 1.500 ruang isolasi yang bisa dipakai.

“Kami ingin satgas tingkat desa kembali berperan. Ruang isolasi desa ini digunakan untuk pasien-pasien tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan,” katanya.

Sehingga ruang isolasi yang berada di rumah sakit bisa digunakan untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan berat. Puluhan lonjakan kasus ini, kata Ipong sebenarnya hanya berasal dari lima atau enam orang yang terkonfirmasi. Menjadi banyak karena dipicu dari masyarakat yang saling menjenguk.

Dia mencontohkan salah satu kasus, dimana seorang bapak umur 78 yang sakit beberapa kali. Sebelum meninggal yang bersangkutan diswab. Dan hasilnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Nah, karena pasien ini tokoh masyarakat, waktu sakit itu banyak dijenguk oleh warga. Akhirnya, warga yang menjenguk ini tertular.

“Kami harap masyarakat peduli dengan protkes kesehatan Covid-19 mulai dari pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan. Sebab penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk