Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid-19 Meningkat, Shleter Baru Mendesak untuk Dibangun

Sekda Ponorogo Agus Pramono. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pembuatan shelter baru harus segera dilakukan, mengingat jumlah pasien Covid-19 setiap hari semakin meningkat. Perkembangan terakhir, tercatat ada 218 pasien yang harus menjalani isolasi. Sementara itu, ruang isolasi di rumah sakit rujukan dan shelter di jalan Trunojoyo sudah mulai penuh. Ironisnya, bakal shelter baru yang ada di salah satu gedung industri kecil menengah (IKM) Kampung Reyog, ditolak oleh perajin yang ada disana. Pemkab Ponorogo lewat Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdakum) melakukan uadiensi dengan para perajin tersebut.

“Ini Bu Addin (Kepala Disperdakum) akan melaporkan ke saya hasil pertemuannya dengan para perajin,” kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Senin (21/12/2020).

Jika nanti laporan dari pertemuan Disperdakum dan para perajin hasilnya deadlock, Agus menyebut pihaknya akan mengundang para perajin ke kantor Pemkab. Tim satgas penanggulangan Covid-19 kabupaten yang akan memberi pengertian terhadap para perajin tersebut.

“Ini demi kemanusiaan, pasien isolasi yang lebih 200 orang ini, jika tidak mendapatkan pelayanan yang layak, nanti kami juga disalahkan,” katanya.

Mereka yang menjalani isolasi ini memerlukan penanganan secepatnya, sebab kasus Covid-19 di Ponorogo akhir-akhir ini selalu meningkat. Jangan terus menolak dan tidak mau, ini demi kemanusiaan.

“Coba dibayangkan ke diri masing-masing, bagaimana itu yang terjadi di saudaranya,” katanya.

Secara prinsip, harus bisa dilaksanakan, swgwra disiapkan shelter baru tersebut. Sekda menyebut akan segera mencarikan win-win solution untuk para perajin itu. Sebenarnya, kata Agus jarak shelter di salah satu gedung IKM Kampung Reyog itu sudah jauh. Dia mencontohkan shelter yang ada di bekas gedung perpustakaan daerah, disamping kanan dan kiri ada kantor Bawaslu dan Baznas yang juga masih tetap kerja selama ini.

“Kalau kita membangun shelter akan memerlukan waktu yang lama, sedangkan saat ini pasien Covid-19 terus meningkat,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar