Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid-19 Melonjak, IGD RS Widodo Ngawi Ditutup Sementara

Ngawi (beritajatim.com) – Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk perawatan Covid-19 di RS Widodo Kabupaten Ngawi, terpaksa ditutup sementara akibat ruang isolasi di rumah sakit tersebut penuh ditengah lonjakan kasus terkonfirmasi positif.

“Saat ini kapasitas bed ada 13 di ruang isolasi utama, itu sudah penuh, ini ada 5 orang yang terkonfirmasi positif, di IGD dan ada 4 orang lain masih suspect, sedang menunggu hasil swab,” kata Aditya Anggi, dokter jaga RS Widodo kepada beritajatim.com, Kamis (24/6/2021).

Akibat banyaknya pasien Covid-19, ruang isolasi di RS Wdodo tak cukup lagi. Ruang isolasi pun ditutup dan layanan IGD terpaksa dipindahkan ke ruangan poli.

Terpisah Wakil Bupati Ngawi Rianto Jatmiko mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi melonjaknya pasien Covid-19 di Ngawi. Dia akan segera menyiapkan Agro Techno Park (ATP) di Ngarambe sebagai rumah sakit lapangan yang sebelumya untuk isolasi khusus yang memiliki kapasitas 60 tempat tidur.

“Bila rumah sakit penuh kita sudah siapkan di ATP untuk perawatan aktif maupun yang OTG. Penyebab melonjaknya kasus di Ngawi ini dari cluster bepergian, hajatan, kontak erat dengan pasien positif dan tracing dan pemeriksaan yang dimasifkan,” tandasnya.

Sementara itu, daftar pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Ngawi tak juga surut. Sampai 23 Juni pukul 11 siang, ada 97 orang terkonfirmasi positif. Sedangkan sehari sebelumnya, tambahan warga yang terkonfirmasi positif mencapai 36 orang. (asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar