Pendidikan & Kesehatan

Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Dapat Perlakuan Khusus di Hari Pencoblosan

Malang (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Malang mewanti-wanti, pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit, tidak perlu datang memberikan hak suaranya dalam Pilkada ke TPS pada 9 Desember 2020 mendatang.

Petugas Pemungutan Suara (PPS) nantinya, akan mendatangi serta memberikan perlakuan khusus pasien Covid-19 yang sedang dalam perawatan di rumah sakit.

Memakai kostum hazmat lengkap dan juga membawa surat suara akan dilakukan PPS dan saksi ke pasien tersebut. “Jadi nanti ketika hari H pencoblosan akan langsung didatangi pasien tersebut. Jadi mencoblos di ruangan. Tentunya PPS dan saksi akan dilengkapi dengan baju hazmat,” ungkap Mahardika, Anggota Komisioner KPUD Kabupaten Malang, Minggu (22/11/2020).

Kata Mahardika, sampai kini KPUD belum mendata berapa jumlah pasien Covid-19 yang akan diperlakukan khusus ketika hari pencoblosan. Alasannya, kata Dika, pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit belum pasti akan dirawat hingga hari pencoblosan. “Kan nanti ada pasien yang sudah sembuh ada juga pasien yang baru masuk lagi. Maka dari itu kami belum melakukan pendataan,” tegasnya.

Dika pun menjelaskan nantinya jumlah data pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, akan dipastikan pada tanggal 8 Desember atau satu hari sebelum pencoblosan. “Kami pastikan H-1 sudah didata semua. Dan pasien juga sudah diganti TPS-nya. Contoh kalau orang Lawang dan dirawat di RSUD Kanjuruhan nantinya juga akan diganti. Nanti petugas kami yang mengurus bekerjasama dengan Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar