Pendidikan & Kesehatan

Pasca Ditutup, Pimpinan DPRD Sumenep Sidak PT Tanjung Odi

Sumenep (beritajatim.com) – Pimpinan DPRD Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Tanjung Odi, Rabu (24/6/2020), sehari setelah penutupan perusahaan rokok tersebut.

Penutupan dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Cpvid-19 Kabupaten Sumenep setelah beberapa karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan itu dilakukan selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 23 Juni – 07 Juli 2020.

“Kami datang ke PT Tanjung Odi untuk memastikan tidak ada aktifitas lagi di perusahaan ini setelah ditutup kemarin,” kata Ketua DPRD Sumenep, A. Hamid Ali Munir.

Selain itu, ia juga ingin memastikan bahwa PT Tanjung Odi melaksanakan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk segera melaksanakan swab kepada karyawan yang hasil rapid testnya reaktif.

“Ini tadi saat kami datang, memang sedang berlangsung swab untuk karyawan yang hasil rapid testnya reaktif,” ujarnya.

Berdasarkan rapid test yang telah dilakukan perusahaan terhadap karyawan, terdapat 168 orang yang hasilnya reaktif. Dari 168 itu, 20 orang telah diambil secara acak untuk dilakukan swab oleh gugus tugas Covid-19. Hasilnya, 9 diantaranya terkonfirmasi positf.

“Berarti masih ada 148 orang yang belum di swab. Ini kewajiban perusahaan untuk melakukan swab terhadap karyawannya yang reaktif,” ucapnya.

Hamid meminta agar masyarakat tidak resah, karena PT Tanjung Odi siap untuk melaksanakan rekomendasi gugus tugas Covid-19, termasuk sterilisasi perusahaan selama ditutup agar apabila nanti ada aktifitas kembali, kondisi perusahaan telah bersih dan sehat.

“Untuk karyawan yang diistirahatkan tidak perlu khawatir, karena perusahaan berjanji tetap akan memberikan hak-hak karyawan,” ujarmya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar