Pendidikan & Kesehatan

Parlemen Dorong Penggabungan SD Negeri di Jember

Ketua Komisi D Hafidi

Jember (beritajatim.com) – Komisi D DPRD Jember, Jawa Timur, mendesak agar ada pengelompokan kembali (regrouping) sejumlah sekolah dasar yang kekurangan jumlah siswa. Pengelompokan tersebut dinilai sebagai terobosan bagus.

“Langkah bijak itu harus segera dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak. Saya usul regrouping menjadi pemikiran Kepala Dinas Pendidikan Jember dan menjadi laporan serius kepada bupati, senyampang kita masih belum memasuki tahun ajaran baru,” kata Ketua Komisi D Hafidi.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo mengatakan, regrouping menjadi catatan. “Ada lembaga-lembaga yang saat ini kekurangan murid. Saya ambil contoh SD Suci 04, sudah habis muridnya. Kemarin sudah kami laporkan dan usulkan agar bisa di-regrouping masuk SD Suci 03. Kepala sekolah dan beberapa guru yang mendapat penugasan di sana sedapatnya digabungkan di SD Suci 03 atau tempat lain yang membutuhkan,” katanya.

Edi sudah melaporkan hal ini kepada bupati. “Dan segala hal yang menyangkut urusan kepegawaian ditangani BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia). Sekarang sedang ditata, dan kami optimistis kalau itu sudah berjalan lancar, semoga bisa lebih efisien lagi,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar