Pendidikan & Kesehatan

Pariwisata Banyuwangi Aman, Ribuan Pelaku Wisata Divaksin

Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi terus berbenah memperbaiki ekonomi yang tertinggal akibat dampak pandemi Covid-19. Salah satunya memutar kembali roda pariwisata di seluruh penjuru daerah.

Segala persiapan telah dilakukan, mulai dari menata kembali kawasan hingga menggalakkan promosi wisata. Meski demikian, Banyuwangi tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Selain menerapkan 3M, Banyuwangi juga telah melakukan tindakan lain. Paling baru, daerah di ujung timur Pulau Jawa ini tengah melaksanakan vaksinasi kepada seluruh pelaku wisatanya.

Hal itu sebagai salah satu jaminan pariwisata Banyuwangi aman untuk dikunjungi. Bahkan, memastikan seluruh personel yang bergerak di dunia pariwisata juga telah steril dengan mendapatkan vaksin. “Ya ada 1700 sampai 2000 pelaku wisata yang hari ini kita lakukan vaksinasi. Targetnya 4 hari ini akan selesai. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk terus dapat menggerakkan ekonomi melalui pariwisata Banyuwangi,” terang Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda, Kamis (3/6/2021).

Selain itu, vaksinasi kali ini dilakukan secara berbeda. Satuan tugas setempat memilih vaksinasi dengan langkah drive thru. “Kenapa drive thru? Ini dinilai lebih efektif dari segi waktu, karena warga yang akan divaksin tidak perlu antre dan turun dari kendaraan. Kedua, lebih mudah dari segi tempat lebih memadai serta mengurangi tingkat kerumunan,” tambah Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono.

Ribuan pelaku wisata ini termasuk keseluruhan yang berkaitan dengan pariwisata. Di antaranya, pengelola wisata, pramu wisata, karyawan hotel dan restoran di bawah PHRI, tour guide, dan lainnya. “Selanjutnya, kita akan target untuk vaksinasi bagi pelaku transportasi. Bisa angkutan umum, tukang ojek online atau offline,” pungkasnya. (rin/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar