Pendidikan & Kesehatan

Pandemi, Peran UKS dan Pendidikan Parenting Harus Dioptimalkan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerukan untuk mengoptimalkan kembali peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Tujuannya agar UKS menjadi menjadi salah satu pilar promosi dan preventif kesehatan di lingkungan sekolah.

“Ini penting, apalagi Banyuwangi sudah mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Bupati Anas, Senin (1/2/2021).

Anas menyebut, alangkah baiknya program UKS dilakukan sinergis dengan program pemkab. Misalnya, UKS harus bersinergi dengan program Puskesmas Mal Orang Sehat yang telah dicanangkan Pemkab Banyuwangi pada 2020 lalu.

“Biar jelas seperti apa, sekolah bisa belajar ke puskesmas. Perkuat kolaborasi sekolah dan puskesmas, juga dengan kampus kesehatan. Supaya ke depan kita bisa meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, termasuk para siswa di sekolah khususnya di masa pandemi ini,” ujarnya.

Anas juga mengajak agara diadakan lomba UKS sebagai langkah inovatif agar bergerak. Dinas Kesehatan bisa menyusun kriterianya. indikator gaya hidup sehat, sirkulasi udara kelas, dan sebagainya.

“Ke depan, ini akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kinerja seorang kepala sekolah,” kata dia.

Selain mengoptimalkan peran UKS, Anas juga meminta agar sekolah menggelar pendidikan parenting secara daring bagi orang tua siswa. Karena siswa saat ini lebih banyak beraktivitas dari rumah, termasuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

Dia lalu menyebut, kajian Bank Dunia menyebutkan penutupan pembelajaran di sekolah memicu penurunan nilai ujian rata rata hingga 25 persen. Pandemi ini juga menurunkan efektivitas tahun sekolah dasar yang dicapai anak: dari 7,9 tahun menjadi 7,3 tahun.Selain itu, Unicef juga menyebutkan pandemi berpotensi menurunkan kompetensi dasar siswa karena menurunnya waktu kualitas belajar.

“Karena itu sekolah tidak cukup hanya menjalankan pembelajaran jarak jauh, tapi masa saat ini menjadi momentum untuk menyediakan pendidikan parenting kepada orang tua berkala melalui online. Pendidikan parenting penting karena tidak semua orang tua memahami, sementara di sisi lain saat ini anak bertumpu pada kegiatan belajar di rumah,” jelas Anas.

Karena itu Anas meminta kepada guru dan kepala sekolah agar berlomba-lomba membuat inovasi-inovasi yang relevan untuk kebutuhan belajar peserta didik.

“Satu sekolah satu Inovasi. Satu sekolah wajib menjalankan satu inovasi terkait penyelenggaraan pendidikan,” pungkasnya. [rin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar