Pendidikan & Kesehatan

Pakai Hazmat ‘Mbois’ saat Periksa Pasien, Dokter Gigi Cantik di Malang Viral

Dokter gigi Nina Agustin pemilik klinik NDC Aesthetic Dental Clinic di Malang, terlihat mbois saat memeriksa pasien di klinik miliknya dengan hazmat unik.

 

Malang(beritajatim.com) – Seorang dokter gigi di Kota Malang viral di media sosial karena mengenakan baju hazmat unik dan fashionable bertema warna-warni dan kartun. Dokter gigi Nina Agustin pemilik klinik NDC Aesthetic Dental Clinic di Malang, terlihat mbois saat memeriksa pasien di klinik miliknya dengan hazmat itu.

Nina mengaku, hazmat ini merupakan inisiatif dari dirinya. Apalagi, Alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu hal yang wajib digunakan saat bekerja, profesinya sebagai seorang dokter membuat dia rentan tertular virus. Alasan lainnya, selain demi keselamatan dirinya Nina juga ingin membuat pasien tidak takut lagi datang ke klinik sebab protokol kesehatan dijalankan secara ketat serta suasana yang menyenangkan.

“Pas kita alami pandemi pada bulan Maret kondisi praktik sudah tidak sama dengan yang dulu dulu. Apalagi saat ini dokter gigi berada di level 3, jadi dokter gigi harus melindungi dirinya dengan menggunakan APD level 3 yakni dengan memakai pelindung dari kepala hingga kaki,” ujar Nina, Kamis, (23/7/2020).

Dokter gigi Nina Agustin pemilik klinik NDC Aesthetic Dental Clinic di Malang, terlihat mbois saat memeriksa pasien di klinik miliknya dengan hazmat unik.

Nina menyebut, APD khusus dia pesan langsung dari seorang penjahit di Kediri bernama Ivan, kebetulan dia teman semasa kecil Nina. Hamzat dijahit oleh Ivan, namun motif, kain, dan digital printing semua sesuai selera Nina. Motif yang dia gunakan paling banyak menyerupai komik, ada bergambar Marilyn Monroe dan bertema film anak Power Rangers.

“APD saya sepatu boat, area muka kepala harus ada perlindungan face shield, kacamata google, dan masker. Saya inisiatif membuat baju hazmat sendiri bagaimana saya tetap praktik nyaman dan aman. Apalagi saya awal-awal beli di pasaran warna putih ukurannya kebesaran malah ganggu praktik karena sering nyangkut ke alat medis,” papar Nina.

okter gigi Nina Agustin pemilik klinik NDC Aesthetic Dental Clinic di Malang

Nina sendiri merintis usaha klinik gigi sejak tahun 2008 di Jakarta. Pada tahun 2015 dia memutuskan untuk membuka klink di Malang. Hingga saat ini, ada 6 klinik yang dia punya di Malang Raya hingga Pasuruan. Dari klinik yang ada dia memiliki 15 dokter gigi. Menurutnya, setelah ia menggunakan pakaian APD unik itu, pasien khususnya anak anak tidak takut lagi untuk datang ke kliniknya.

“Yang jelas pilih motif warna-warni dengan semangat pandemi Covid-19 bisa dilewati bersama karena seperti warna-warni di penghujung badai pasti ada pelangi. Dan 15 dokter yang berada di NDC Aesthetic Dental Clinic semuanya menggunakan hazmat unik ini. Saya minta seperti itu agar pasien nyaman,” kata Nina.

 

Salah seorang pasien di NDC Aesthetic Dental Clinic Bintar Wirawan mengaku sempat jarang ke klinik milik Nina selama pandemi Covid-19 karena takut tertular virus. Namun saat mengetahui dokter Nina menggunakan pakaian APD yang cukup unik, dengan protokol ketat, ia mulai lagi untuk melakukan pemeriksaan gigi.

“Intinya saya tidam takut lagi untuk periksa ke dokter gigi lagi. Karena biasanya dokter kan pakai APD polos warna, kalau dengan corak gini saya lebih nyaman,” tandas Bintar. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar